Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Saham Merosot, Bos Tesla Elon Musk Kehilangan Kekayaan Rp388 Triliun

Elon Musk kehilangan kekayaannya sebesar US$27 miliar setelah saham Tesla Inc. mengalami kejatuhan.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 06 Maret 2021  |  12:21 WIB
Elon Musk, pendiri SpaceX dan chief executive officer Tesla Inc., saat tiba di acara penghargaan Axel Springer di Berlin, Jerman, belum lama ini - Bloomberg
Elon Musk, pendiri SpaceX dan chief executive officer Tesla Inc., saat tiba di acara penghargaan Axel Springer di Berlin, Jerman, belum lama ini - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Elon Musk membuat rekor rentetan akumulasi kekayaan tercepat dalam sejarah di tahun 2020. Namun keadaan berbalik tahun ini.

Bos Tesla Inc. ini harus kehilangan pundi-pundinya sebesar US$27 miliar atau sekitar Rp388 triliun (kurs Rp14.371) karena saham produsen mobil tersebut merosot menyusul aksi jual saham. 

Dilansir dari Bloomberg, kekayaan bersih Elon Musk turun menjadi US$156,9 miliar, Meskipun menempatkannya di peringkat ke-2 pada Bloomberg Billionaires Index, tetapi kekayaannya saat ini hampir US$20 miliar di belakang Jeff Bezos.

Saham Tesla melonjak 743 persen pada tahun 2020, meningkatkan kapitalisasi pasarnya dan membuka miliaran dolar dalam opsi melalui paket kompensasi bersejarah. Kenaikan tersbut terus meningkat hingga tahun baru 2021.

Pada perdagangan Jumat (5/3/2021), saham Tesla ditutpu merosot 3,78 persen ke level US$597,95 per saham. Sejak awal tahun 2021, saham Tesla telah merosot hingga 15,26 persen.

Pada bulan Januari, dia menggeser Bezos sebagai orang terkaya di dunia. Kekayaan Musk mencapai puncaknya akhir bulan itu pada US$210 miliar, berdasarkan indeks peringkat dari 500 orang terkaya di dunia tersebut.

Tidak hanya itu, terpilihnya Presiden Joe Biden dengan kebijakan pada teknologi bersih dan antusiasme dari investor ritel memicu kenaikan saham perusahaan. Namun hal tersebut tidak berlangsung lama. Indeks Nasdaq 100 pada pekan ketiga berturut-turut pada hari Jumat (5/3/2021), sekaligus penurunan beruntun terpanjang sejak September.

Investasi Bitcoin

Kekayaan Musk tidak hanya bergantung pada kekuatan yang menghantam industri teknologi. Kekayaan bersihnya telah meningkat dan merosot baru-baru ini seiring dengan harga Bitcoin.

Tesla mengungkapkan bulan lalu pihaknya telah menambahkan aset kripto senilai US$ 1,5 miliar ke neracanya. Kekayaan Musk naik US$15 miliar dua minggu kemudian setelah dia mengunggah cuitan di twitter bahwa harga Bitcoin dan mata uang kripto lainnya memang tampak tinggi.

Volatilitas yang ekstrem telah mengguncang banyak kekayaan milyuner terkaya dunia tahun ini. Orang terkaya di Asia, taipan air kemasan Tiongkok Zhong Shanshan, menyerahkan gelar kepada miliarder India Mukesh Ambani bulan lalu setelah kehilangan lebih dari US$22 miliar dalam hitungan hari.

Kekayaan bersih Ketua Quicken Loans Inc. Dan Gilbert melonjak sebesar US$25 miliar sehari setelah Rocket Cos. disebut menjadi target berikutnya dari gerakan day trader Reddit. yang mengincar saham-saham tertentu untuk melakukan akumulasi beli. Kekayaannya telah turun hampir US$24 miliar.

Co-founder Alphabet Inc., Sergey Brin dan Larry Page, turut menikmati peningkatan pundi-pundi dari reli pasar saham. Kekayaan mereka masing-masing telah meningkat lebih dari US$ 13 miliar mereka sejak 1 Januari.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bloomberg billionaires index Tesla Motors elon musk
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top