Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pendaftaran Penghargaan Zayed Sustainability Prize Edisi 2022 Telah Dibuka

Para pemenang akan diumumkan pada 2022 dalam sebuah Upacara Penghargaan sebagai bagian dari Abu Dhabi Sustainability Week (ADSW).
Bambang Supriyanto
Bambang Supriyanto - Bisnis.com 08 Februari 2021  |  20:42 WIB
Penghargaan Zayed Sustainability Prize. - Istimewa
Penghargaan Zayed Sustainability Prize. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - The Zayed Sustainability Prize, merupakan perintis penghargaan dunia dari Uni Emirat Arab, yang memberikan penghargaan terhadap dampak, inovasi dan inspirasi, resmi membuka pendaftarannya untuk edisi 2022.

Para peserta dari seluruh Indonesia jangan lewatkan kesempatan ini, dapat segera mendaftar mulai hari ini sampai dengan Mei 2021 melalui portal daring The Zayed Sustainability Prize (https://zayedsustainabilityprize.com/) – di seluruh kategori keberlanjutan, yaitu Kesehatan, Pangan, Energi, Air, dan Sekolah Menengah Dunia.

Pendaftaran ini adalah lanjutan dari keputusan seksama dari manajemen penghargaan pada awal September untuk menunda Upacara Penghargaan 2021 dalam upaya menjaga kesehatan dan kesejahteraan peserta, sehubungan dengan terjadinya pandemi global.

Para peserta yang telah menyerahkan formulirnya untuk edisi 2021 akan otomatis masuk pada edisi 2022.

Sultan Ahmed Al Jaber, Menteri Industri dan Teknologi Tinggi Uni Emirat Arab dan Direktur Jenderal The Zayed Sustainability Prize dalam peluncuran Penghargaan edisi 2022 mengatakan sebagai katalisator yang dapat mempercepat perubahan dan transformasi positif, the Zayed Sustainability Prize melanjutkan usaha pemberdayaan secara dinamis terhadap usaha-usaha kecil menengah dan organisasi nirlaba, sambil mendukung dan memberdayakan komunitas mereka serta menjadi pemimpin  keberlanjutan di masa depan.

“Dukungan penghargaan ini terhadap perintis keberlanjutan menunjukkan visi dan etos dunia yang sama yang merampingkan sebuah pendekatan terintegrasi untuk mencapai Target Pembangunan yang Berkelanjutan PBB (UN SDG). Didukung dengan pengalaman selama 12 tahun tentang penghargaan terhadap keunggulan dalam keberlanjutan, kami percaya bahwa Penghargaan ini akan sekali lagi menarik perhatian perintis paling inovatif dunia yang usahanya sekarang bahkan akan lebih penting karena dunia sedang mengatasi dampak buruk pandemi Covid-19 terhadap negara dan mata pencaharian masyarakat,” katanya dalam keterangan tertulis Senin (8/2/2021).

Terinspirasi dari warisan pembangunan dan kemanusiaan yang berkelanjutan oleh pendiri Uni Emirat Arab, Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan, Penghargaan ini sudah memasuki edisi ke-14, memberikan penghargaan kepada total 86 pemenang yang solusi-solusinya atau proyek-proyek sekolahnya, sudah mengubah baik secara langsung maupun tidak langsung kehidupan lebih dari 335 juta orang sampai saat ini.

Pendanaan tahunan sebesar U$3 juta yang diberikan oleh penghargaan ini kepada pemenang adalah sebesar US$600.000 dalam setiap kategori; Untuk kategori Sekolah Menengah Dunia akan dibagi kepada enam pemenang di enam wilayah dunia dengan setiap sekolah bisa mendapatkan sampai dengan US$100.000 untuk memulai atau memperluas proyek mereka lebih lanjut.

Keenam wilayah dunia dari kategori Sekolah Menengah Dunia adalah Amerika, Afrika Sub-Sahara, Timur Tengah dan Afrika Utara, Eropa dan Asia Tengah, Asia Selatan, dan Asia Pasifik Timur.

Meskipun formulir pendaftaran beragam pada setiap kategori, elemen inti dari setiap peserta ada pada cara inovatif di mana teknologinya, penerapannya dan solusinya mendorong perubahan positif di kehidupan masyarakat. 

Untuk kategori Kesehatan, Pangan, Energi dan Air, organisasi peserta harus menunjukkan bahwa mereka sedang memperbaiki akses ke produk dan layanan penting dan mempunyai visi jangka panjang untuk kondisi kehidupan dan pekerjaan masyarakat yang lebih baik.

Untuk kategori Sekolah Menengah Dunia, proyeknya harus dipimpin oleh pelajar, dengan penekanan pada para pelajar terlibat aktif dalam proses perencanaan, penerapan dan pengawasan.

The Zayed Sustainability Prize mempunyai tiga tahapan proses evaluasi, dimulai dengan uji kelayakan yang dilakukan oleh konsultan riset dan analisa independen. Tahap Tahap ini akan mengidentifikasi peserta yang layak dan hasilnya menjadi peserta terpilih. Dilanjutkan dengan penilaian yang dilakukan oleh satuKomite Pemilihan yang terdiri atas sebuah panel ahli-ahli internasional yang independen  khusus pada masing-masing kategori.

Dari peserta yang sudah terpilih, para finalis kemudian ditentukan dan datanya akan dikirim kepada Juri Penghargaan yang akan memilih pemenang, di kelima kategori.

Para pemenang akan diumumkan pada 2022 dalam sebuah Upacara Penghargaan sebagai bagian dari Abu Dhabi Sustainability Week (ADSW). Keterangan lebih lanjut akan disampaikan di bulan-bulan mendatang.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

penghargaan Covid-19
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top