Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gunung Raung Erupsi, Bandara Banyuwangi Tutup Sementara

Notice to airmen (notam) dari Airnav Indonesia untuk penutupan Bandara Banyuwangi diterima Minggu, berlaku pukul 08:50 WIB hingga 14:50.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 07 Februari 2021  |  15:53 WIB
Gunung Raung yang terletak di antara Banyuwangi, Jember dan Bondowoso, erupsi. Abu vulkanik dirasakan sejumlah wilayah di Banyuwangi. Minggu (7/2/2021)./Antara - HO/Humas Pemkab Banyuwangi
Gunung Raung yang terletak di antara Banyuwangi, Jember dan Bondowoso, erupsi. Abu vulkanik dirasakan sejumlah wilayah di Banyuwangi. Minggu (7/2/2021)./Antara - HO/Humas Pemkab Banyuwangi

Bisnis.com, BANYUWANGI - Sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Raung membuat Bandara Banyuwangi harus tutup operasional sementara.

Penutupan Bandara Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (7/2/2021), dilakukan demi menghindari risiko terhadap keselamatan penerbangan.

Pihak PT Angkasa Pura II (Persero) KC Bandara Banyuwangi menyebutkan notice to airmen (notam) dari Airnav Indonesia untuk penutupan Bandara Banyuwangi diterima Minggu, berlaku pukul 08:50 WIB hingga 14:50.

Demikian disampaikan Executive General Manager PT Angkasa Pura II (Persero) KC Bandara Banyuwangi Cin Asmoro dalam keterangan tertulis yang dikutip Antara di Banyuwangi, Minggu.

Ia menjelaskan sebelumnya berdasarkan hasil observasi abu vulkanik Gunung Raung telah mencapai Bandar Udara Banyuwangi.

"Data dari BMKG menunjukkan kalau arah semburan abunya mengarah ke timur, artinya ke daerah bandara, didukung paper test yang hasilnya positif juga. Jadi kami laporkan ini otoritas bandara wilayah 3 Surabaya, diambil keputusan bandara kami tutup mulai sekitar pukul 8:30 WIB pagi tadi," katanya.

Cin Asmoro mengatakan, pada Minggu pagi Bandara Banyuwangi masih beroperasi dan masih melayani penerbangan pesawat komersil Citilink dari Surabaya, dan lanjut ke Denpasar, serta Citilink rute Jakarta-Banyuwangi.

"Pagi tadi jadwal penerbangan masih normal. Dari Surabaya ada Citilink yang lanjut ke Ngurah Rai. Namun, setelah itu yang terganggu. Citilink rute Jakarta yang jadwal berangkat dari Banyuwangi pukul 08:10 WIB hari ini delayed, menunggu perkembangan kondisi sebaran abu," ujarnya.

Pada Minggu (7/2), Bandara Banyuwangi sebetulnya melayani lima rute penerbangan, yakni Citilink dari Surabaya menuju Denpasar (PP), lalu ada tiga penerbangan rute Jakarta Bandara Soekarno Hatta (CGK)-Banyuwangi (BWX) pergi pulang yang dilayani tiga maskapai, yitu Citilink, Garuda Indonesia dan Batik Air.

"Citilink rute Jakarta yang masih menunggu perkembangan lebih lanjut. Seharusnya terbang tadi pagi, namun karena kondisi yang tidak memungkinkan untuk sementara posisinya delayed. Sampai sekarang belum ada keputusan pembatalan penerbangan dari pihak maskapai, Citilink masih menunggu perkembangan lebih lanjut. Kami juga terus memantau paper test per 30 menit melihat perkembangan sebaran abu," kata Cin Asmoro.

Ia menjelaskan ada tiga pesawat komersial menyatakan membatalkan operasi di Bandara Banyuwangi, yakni Garuda Indonesia dan Batik Air, dengan rute Jakarta (CGK)-Banyuwangi (BWX) untuk Minggu (7/2) ini, dan Citilink rute Denpasar-Banyuwangi-Surabaya.

Hingga saat ini, pihak Bandara Banyuwangi masih menunggu perkembangan sebaran abu vulkanik Gunung Raung, apakah penutupan bandara tersebut akan diperpanjang hingga Senin (8/2) atau tidak.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

penerbangan Gunung Raung Bandara Banyuwangi

Sumber : Antara

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top