Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menko Luhut : Januari 2021 Tesla Akan ke Indonesia Bahas Investasi

Indonesia memiliki potensi yang besar sebagai produsen kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB).
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 17 Desember 2020  |  17:44 WIB
Bos Tesla Elon Musk.  - Bloomberg
Bos Tesla Elon Musk. - Bloomberg

Bisnis.com,  JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan bahwa produsen mobil listrik asal Amerika Serikat yaitu Tesla akan berkunjung ke Indonesia.

Dia mengatakan bahwa pertemuan tersebut direncanakan pada Januari 2021 guna membahas investasi kendaraan listrik di Indonesia.

“Tesla juga telah menyatakan minat yang kuat dan mereka akan lakukan kunjungan di Januari 2021," katanya dalam acara Public Launching KBLBB, Kamis (17/12/2020).

Luhut mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki potensi yang besar sebagai produsen kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB). Hal tersebut dilihat dari banyaknya minat investor yang ingin menanamkan modalnya di Indonesia.

Sebagai contoh, investasi tersebut telah dilirik juga oleh Hyundai yang telah menyatakan minatnya untuk memproduksi KBLBB di Indonesia.

“Sumber daya nikel yang melimpah akan jadi modal dasar bagi pembangunan baterai," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Luhut juga menjelaskan bahwa implementasi KBLBB dapat menjadi salah satu solusi untuk menekan defisit neraca perdagangan yang disebabkan tingginya impor BBM.

Di sisi lain, Indonesia memiliki pasokan energi listrik yang melimpah, tapi belum dioptimalkan.

“Implementasi KBLBB jadi solusi dalam transformasi energi, ke depannya akan lebih cepat terealisasi," jelasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Tesla Motors Luhut Pandjaitan
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top