Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Singapura Siap Jadi Hub Pengiriman Vaksin di Asean

Singapura mengatakan konektivitas udara Singapura serta kemampuannya untuk menyimpan pengiriman pada suhu rendah menempatkannya dalam posisi yang baik untuk menyimpan sementara vaksin.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 15 Desember 2020  |  09:23 WIB
Jarum suntik.  - Bloomberg
Jarum suntik. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Singapura siap menjadi pusat pergerakan atau hub vaksin Covid-19 di Asean, terutama terkait dengan pengiriman dari Eropa ke Asia Tenggara dan Pasifik Barat Daya.

Ho Yuen Sang, Direktur Industri Penerbangan di Civil Aviation Authority of Singapore (CAAS), mengatakan Singapura dapat memainkan peran distribusi untuk area di mana infrastruktur untuk menangani volume besar vaksin mungkin terbatas.

"Di wilayah seperti itu, mereka mungkin lebih suka menerima pengiriman vaksin mereka lebih sering dalam volume yang lebih kecil agar tidak membebani kapasitas penanganan rantai dingin lokal mereka," kata Ho, dikutip dari Straits Times.

Seperti diketahui, vaksin Pfizer perlu disimpan pada suhu minus 70 derajat Celcius, dan Moderna perlu disimpan pada suhu minus 20 derajat Celcius.

Ho mengatakan konektivitas udara Singapura serta kemampuannya untuk menyimpan pengiriman pada suhu rendah menempatkannya dalam posisi yang baik untuk menyimpan sementara vaksin. Dia berbicara pada jumpa pers kemarin oleh Changi Ready Taskforce untuk menjelaskan kesiapan Singapura menangani kargo udara vaksin Covid-19.

Satuan tugas, yang dipimpin bersama oleh CAAS dan Changi Airport Group (CAG), terdiri dari 18 anggota, termasuk Singapore Airlines (SIA), penangan darat, mitra logistik, dan pihak berwenang.

Mengenai kemampuan Singapura untuk memelihara rantai dingin, Direktur Pengelola CAG Lim Ching Kiat mengungkapkan telah banyak menekankan pada penguatan keunggulan kompetitif Changi dalam hal pengiriman kargo farmasi.

"Jadi Bandara Changi khususnya dalam beberapa tahun terakhir telah menjadi hub pilihan utama untuk pengiriman farmasi."

Dia juga mengungkapkan selusin perusahaan di hub udara Changi telah menerima sertifikasi internasional untuk penanganan farmasi, dan penangan darat Sats & dnata juga telah berinvestasi dalam kemampuan untuk menangani rantai dingin.

Satgas tersebut mengatakan bahwa SIA juga mengoperasikan beberapa penerbangan mingguan ke pusat farmasi utama Eropa, seperti Amsterdam, Brussels dan Frankfurt, dan memiliki jaringan yang luas di Asia Tenggara dan Pasifik Barat Daya, yang mencakup Australia dan Selandia Baru.

Batch pertama vaksin Pfizer sedang diproduksi di kota Puurs di Belgia dan akan diangkut dari Brussel. Pemain logistik utama seperti DHL, FedEx dan UPS juga memiliki hub regional di Singapura dengan konektivitas jaringan yang kuat dari Bandara Changi.

"Bandara Changi, bersama dengan pihak berwenang, akan mencoba melibatkan beberapa pengirim utama untuk menjual kekuatan hub udara Changi secara keseluruhan, bagaimana kami memiliki pengalaman dalam menangani obat-obatan, dan untuk latihan ini kami akan lakukan dengan cara yang aman," ujar Lim.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

singapura Vaksin Covid-19
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top