Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pilot Garuda (GIAA) Jadi Wirausaha, Ingin Vaksin Segera Disebar

Pilot Garuda Indonesia berharap vaksin bisa segera disebar agar sentimen bisnis sektor jasa bisa kembali pulih.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 02 Desember 2020  |  17:42 WIB
Pesawat milik maskapai penerbangan Garuda Indonesia bersiap melakukan penerbangan di Bandara internasional Sam Ratulangi Manado, Sulawesi Utara akhir pekan lalu (8/1/2017). - Bisnis/Dedi Gunawan\n
Pesawat milik maskapai penerbangan Garuda Indonesia bersiap melakukan penerbangan di Bandara internasional Sam Ratulangi Manado, Sulawesi Utara akhir pekan lalu (8/1/2017). - Bisnis/Dedi Gunawan\\n

Bisnis.com, JAKARTA – Pilot dan awak kabin yang mengalami pengurangan jadwal penerbangan mulai membuka wirausaha daring guna menambal pendapatan yang terpangkas akibat pandemi Covid-19.

Pilot Garuda Indonesia Aditya Santosa mengatakan tak pernah membayangkan sebelumnya bahwa maskapai penerbangan akan banyak mengurangi operasinya akibat pandemi Covid-19. Pada awalnya, dia berpikir pandemi hanya akan berlangsung selama jangka pendek seperti wabah SARS.

Namun nyatanya dampak pandemi memang kurang lebihnya telah melumpuhkan konektivitas udara dan berdampak atas pemotongan jam terbang dari para kru pesawat. Alhasil pemangkasan gaji dengan dasar efisiensi memang tak terelakkan.

“Upaya yang dilakukan bertahan selama pandemi mencoba berwirausaha lain melakukan online shop. Ini belajar dari teman buka wirausaha dan lumayan menghasilkan karena banyak waktu terbang yang juga dikurangi bisa mengalokasikan waktu untuk hal lainnya,” ujarnya, Rabu (2/12/2020).

Dia pun saat ini juga berharap agar penemuan vaksin yang dilakukan oleh pemerintah dapat segera diduplikasikan dan didistribusikan secara merata supaya membantu pergerakan ekonomi dan transportasi udara. Terlebih dampak vaksin akan banyak dirasakan manfaatnya untuk sektor jasa.

Adit menuturkan sejak jalur penerbangan global ditutup pada Maret 2020 akibat menyebarnya pandemi covid-19 membuat para pilot mengalami pengurangan jadwal terbang. Hingga kini jadwal penerbangan yang didapat hanya tiga bulan sekali dibandingkan dengan yang sebelumnya bisa mencapai setiap minggunya.

Selain itu dia menuturkan juga mengalami pemangkasan pendapatan hingga 30 persen dari total pendapatan. Jumlah pemangkasan memang berbeda-beda dimulai dari level ground. Dia sangat merasakan perubahan ekonomi ini mulai pertengahan tahun saat pengeluaran hampir sama dengan pendapatan.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Garuda Indonesia pilot Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top