Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

HSBC Pertimbangkan Keluar dari Perbankan Ritel AS

Langkah ini diduga sebagai upaya perusahaan melakukan penyehatan di layanan serta manajemen. Pasalnya, HSBC meluncurkan restrukturisasi besar-besaran awal tahun ini, mengumumkan PHK sekitar 35.000 pekerja selama tiga tahun ke depan.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 30 November 2020  |  08:09 WIB
 Gedung HSBC di London, Inggris, Rabu (8/8/2018). - Reuters/Hannah McKay
Gedung HSBC di London, Inggris, Rabu (8/8/2018). - Reuters/Hannah McKay

Bisnis.com, JAKARTA - HSBC Holdings Plc sedang mempertimbangkan untuk melepas seluruh jaringan ritel di Amerika Serikat.

Meski demikian, dilansir Bloomberg, Senin (30/11/2020) menurut seorang sumber, tidak mungkin untuk sepenuhnya menarik bisnis lain di AS.

Kajian perusahaan menyarankan pengurangan aktivitas perbankan investasi untuk berkonsentrasi pada klien internasional dengan fokus di Asia dan Timur Tengah. Sayangnya, ketika dikonfirmasi, juru bicara HSBC menolak berkomentar.

Sebelumnya, HSBC meluncurkan restrukturisasi besar-besaran awal tahun ini, mengumumkan PHK sekitar 35.000 pekerja selama tiga tahun ke depan. Meningkatnya ketegangan geopolitik di China dan Hong Kong merupakan salah satu pendorong utama keuntungannya.

Bank mengatakan akan mengumumkan revisi lebih lanjut untuk perbaikannya ketika melaporkan angka setahun penuh tahun depan, dengan rincian baru tentang rencana penyebaran modal dan biaya.

Bank yang berbasis di London telah terbebani oleh jaringan cabang di seluruh AS dan Eropa yang mahal. Keduanya menyumbang hampir setengah dari asetnya pada 2019 tetapi juga menghasilkan kerugian operasional.

HSBC, yang berusaha untuk melakukan ekspansi di China, mendapatkan hampir semua keuntungannya di Asia.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat hsbc

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top