Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BRG Buka Akses Hasil Riset Gambut untuk Publik

Kedeputian Penelitian dan Pengembangan BRG sejak 2015 telah menghasilkan lebih dari 100 judul riset yang dilakukan bersama dengan 17 mitra universitas dan 10 lembaga penelitian.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 November 2020  |  12:38 WIB
Kepala BRG Nazir Foead dalam Gelaran Hasil Riset dan Pengembangan BRG 2020 yang diadakan di Jakarta pada Kamis (26/11/2020). (ANTARA - Prisca Triferna)
Kepala BRG Nazir Foead dalam Gelaran Hasil Riset dan Pengembangan BRG 2020 yang diadakan di Jakarta pada Kamis (26/11/2020). (ANTARA - Prisca Triferna)

Bisnis.com, JAKARTA – Badan Restorasi Gambut (BRG) membuka akses hasil riset mengenai gambut untuk publik dengan meluncurkan Sistem Pengelolaan Pengetahuan Restorasi Gambut Tropis (Knowledge Management of Tropical Peat Restoration/KMSTROPER).

Publik bisa mengakses data berupa laporan penelitian, artikel ilmiah, video, webinar, dan kuliah umum perihal gambut di situs KMSTROPER yang dikelola oleh BRG dan mitranya.

"Hasil-hasil riset ini menjadi pemandu arah untuk pelaksanaan restorasi gambut. Riset membantu upaya yang dilakukan oleh berbagai pihak lebih tepat sasaran dan penyelesaian permasalahan di lapangan dengan lebih efektif," kata Kepala BRG Nazir Foead, dikutip dari Antara, Kamis (26/11/2020).

Kedeputian Penelitian dan Pengembangan BRG sejak 2015 telah menghasilkan lebih dari 100 judul riset yang dilakukan bersama dengan 17 mitra universitas dan 10 lembaga penelitian.

Riset yang sudah dilakukan antara lain mengenai perhitungan neraca air dalam Kesatuan Hidrologi Gambut (KHG), penentuan tingkat bahaya kebakaran menggunakan data tinggi muka air dan citra satelit beresolusi tinggi, serta kelayakan ekonomi komoditas ramah gambut dan model bisnisnya.

BRG bersama IPB University mengembangkan KMSTROPER untuk membuka akses informasi mengenai restorasi gambut serta hasil-hasil riset terkait gambut kepada semua pihak.

"Pengetahuan sains dan teknologi begitu banyak, itu kita jadikan satu platform. Kami dengan IPB memikirkan bagaimana informasi pengetahuan yang tersebar di mana-mana itu kita kumpulkan," kata Deputi Penelitian dan Pengembangan BRG Haris Gunawan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lahan gambut Badan Restorasi Gambut

Sumber : Antara

Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top