Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Harga Sawit Tahun Depan Diprediksi Naik hingga 10 Persen

Progres pemulihan pasar akan berjalan dengan lambat karena minat belanja domestik yang masih rendah.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 20 November 2020  |  18:30 WIB
Tandan buah segar - Bisnis.com
Tandan buah segar - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA — Harga sawit tahun depan diproyeksi menyentuh level US$700 per barel atau naik sekitar 7 persen—10 persen dari harga saat ini. Gap yang timbul antara pasokan dan permintaan menjadi indikator dari harga komoditas tersebut.

Juru Bicara Kementerian Perdagangan Fithra Faisal menilai bahwa permintaan pasar yang diperkirakan membaik tahun depan akan diiringi dengan penurunan produksi karena terdampak fenomena La Nina.

"Ini akan memicu gap antara pasokan dan permintaan. Sementara permintaan naik, suplai turun sehingga sudah pasti harga naik," ujar Fithra kepada Bisnis, Jumat (20/11/2020).

Bahkan, dalam kondisi yang lebih ekstrim kenaikan bisa mencapai US$750 per barel, sangat bergantung pada kondisi cuaca dan permintaan.

Permintaan yang terjadi di pasar global diperkirakan naik karena didorong oleh faktor yang bersifat teknis. Kontraksi ekonomi yang terjadi karena pandemi disebut mendorong kemungkinan bouncing yang sangat tinggi.

Sementara itu, pasar dalam negeri diperkirakan turut mengalami pemulihan. Namun, progres pemulihan akan berjalan dengan lambat karena minat belanja domestik yang masih rendah, padahal tidak hanya CPO, tetapi harga produk-produk turunan lain dari kelapa sawit akan mengalami kenaikan seiring dengan meningkatnya permintaan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kelapa sawit harga cpo
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top