Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Ketua BPOM ) Penny Kusumastuti Lukito memberi penjelasan jadwal kapan vaksin corona atau Covid-19 masuk dan diedarkan di Indonesia. - Dok. BPOM
Premium

Perkembangan Vaksin Corona di Indonesia & Janji Pengawasan BPOM

19 November 2020 | 17:16 WIB
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebutkan selain Sinovac dari China terdapat sejumlah perusahaan vaksin global mengajukan izin memasukkan sampel. Sementara itu vaksin dari Moderna sejauh ini belum meminta izin untuk masuk dan diedarkan di Indonesia.

Bisnis.com, JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memastikan penggunaan vaksin corona di Indonesia menggunakan produk Sinovac Biotech, dari China. Vaksin ini baru akan mendapatkan izin edar setelah semua data yang dibutuhkan diterima regulator.

Sementara itu, vaksin dari Moderna yang diproduksi di Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat belum akan masuk ke Indonesia dalam waktu dekat. Pasalnya BPOM mencatat tidak ada perusahaan farmasi sejauh ini yang mengajukan permohonan izin.

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Kusumastuti Lukito menyebutkan vaksin corona di Indonesia masih memasuki uji klinis. Pihaknya masih menunggu data dari Biofarma sebagai mitra Sinovac di Indonesia data uji klinis tahap 1 dan 2, serta hasil uji klinis tahap 3 yang dilakukan di Brasil dan Bandung.

“BPOM menerbitkan izin pemasukan, peredaran. Izin [untuk masyarakat luas] tidak akan diterbitkan bila tanpa pemenuhan mutu, dan keamanan,” kata Penny, Kamis (19/11/2020).

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top