Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Produk Pertanian Asal Indonesia Diminati China

Indonesia dapat memanfaatkan peluang ini karena masih banyak produk pertanian asal Nusantara yang belum secara langsung masuk ke Henan.
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 21 Oktober 2020  |  11:39 WIB
Ilustrasi Shanghai, China
Ilustrasi Shanghai, China

Bisnis.com, JAKARTA – Kerja sama sektor pertanian antara Indonesia dan China berpeluang terus dikembangkan lebih jauh.

Negeri Panda memiliki minat yang besar terhadap buah-buahan dan komoditas tropis, sementara Indonesia membutuhkan mesin dan teknologi pertanian yang murah.

Atase Perdagangan KBRI Beijing, Marina N. Anggraini mengatakan baru-baru ini KBRI Beijing berpartisipasi pada the 1st Belt and Road International Agriculture Cooperation Expo, dan Belt and Road Forum for International Cooperation and Ecological Conservation and High-Quality Agricultural Development of the Yellow River Basin di Luoyang, Henan.

"Produk-produk unggulan Indonesia di bidang pertanian mendapat sambutan positif seperti kopi, kopi dalam kemasan dan sarang burung walet yang berpotensi untuk ditingkatkan ekspornya ke Provinsi Henan. Begitu juga dengan produk buah-buahan tropis lainnya, termasuk durian," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (21/10/2020).

Marina menambahkan pada pameran tersebut Indonesia juga memamerkan beberapa produk potensial yang cocok untuk pasar China seperti mie dalam kemasan, permen, puding dan beragam produk olahan lainnya. Kehadiran beragam produk tersebut, katanya, ingin menampilkan produk UMKM asal Indonesia memiliki diversifikasi dan kualitas yang sangat baik.

"Sehingga ini diharapkan dapat membuka peluang kerja sama lebih lanjut," tambahnya.

Sekadar catatan, pengusaha Henan tertarik dengan produk asal Indonesia setelah keberhasilan kontrak kerja sama yang ditandatangani antara pengusaha Indonesia dengan China (Luoyang) - Indonesia Business Exhibition and Exchange Conference pada 25 September 2020 lalu.

Pada ajang pameran tersebut, Deputy Mayor of Luoyang juga melakukan pertemuan dengan para pejabat dan akademisi pertanian dari provinsi Henan guna membahas berbagai kerja sama di bidang perdagangan barang, jasa, dan investasi serta pengembangan teknologi modern untuk pertanian.

Indonesia dapat memanfaatkan peluang karena masih banyak produk pertanian asal Nusantara yang belum secara langsung masuk ke Henan.

Di sisi lain, kemajuan produk alat pertanian yang modern yang berasal dari Henan seperti drone pupuk dan traktor listrik otomatis yang berkualitas dan murah kiranya juga dapat bermanfaat bagi petani kecil di Indonesia.

"Inti pokok dari berbagai pertemuan tersebut adalah produk pertanian dan supply alat pertanian modern bagi kedua pihak dapat saling melengkapi," kata Marina.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekspor china
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top