Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Petugas pajak dengan melayani wajib pajak dari balik sekat kaca guna mencegah Covid-19. - Antara / Mohammad Ayudha
Premium

Omnibus Law Pajak, Rezim Berburu di Rumah Sendiri

12 Oktober 2020 | 08:43 WIB
Omnibus Law Pajak membawa Indonesia melakukan lompatan besar sistem perpajakan menjadi Territorial Tax System.

Bisnis.com, JAKARTA — Pengesahan Undang-undang Cipta Kerja atau Omnibus Law Ciptaker sekaligus menandai perubahan besar aturan perpajak di Tanah Air.

Aturan baru ini Indonesia mengubah lanskap pajak dari worldwide tax system ke territorial tax system.

Perubahan ini sekaligus menyusul Amerika Serikat yang pada 2018 lalu mengubah aturan perpajakannya menjadi territorial tax system. Sehingga jika mengacu pada jurnal yang ditulis Matheson, Perry, dan Veung, 2013 dengan judul Territorial vs. Worldwide Corporate Taxation: Implications for Developing Countries, perubahan oleh AS dan Indonesia maka hanya menyisakan enam negara dari anggota Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) yang masih menerapkan sistem worldwide tax system. Saat ini anggota OECD sendiri terdiri dari 37 negara.

Rezim pajak worldwide tax system mengacu penggunaan penghasilan yang diterima atau diperoleh wajib pajak dalam negeri di negara tersebut. Dengan kondisi ini pengenaan pajak tidak memperhitungkan apakah penghasilan tersebut bersumber dari dalam negeri maupun dari luar negeri.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top