Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin saat memberikan keterangan pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (29/7 - 2020) / Youtube Setpres.
Premium

Anggaran PEN Masih Sisa Banyak, Mau Dibawa Ke mana?

09 Oktober 2020 | 20:20 WIB
Realisasi penyaluran anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang masih rendah, membuat Pemerintah harus memutar otak. Jebakan kebijakan realokasi yang cenderung formalitas mengadang. Lalu apa langkah yang harus dilakukan pemerintah?

Bisnis.com, JAKARTA – Tahun 2020 tinggal menyisakan sekitar 3 bulan lagi, tapi penyerapan anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk mengatasi krisis ekonomi akibat Covid-19 masih jadi pekerjaan rumah yang belum tuntas.

Dalam konferensi pers di Istana Negara Rabu (7/10/2020) kemarin, Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional alias Satgas PEN, Budi Gunadi Sadikin mengatakan realisasi penyaluran PEN berkisar Rp318,5 triliun. Nominal ini baru setara 45,8 persen dari pagu anggaran Rp695,2 triliun yang dipatok pemerintah.

Dari 6 program pemerintah, 4 sektor prioritas Satgas PEN memang telah mengalami kenaikan.

Realisasi anggaran untuk perlindungan sosial memang berjalan paling mulus, dengan porsi sejauh ini mencapai Rp157,03 triliun atau setara 77,01 persen dari pagu Rp203,90 triliun. Porsi realisasinya melampaui anggaran untuk UMKM (68,72 persen), sektoral kementerian dan lembaga (68,78 persen), serta pembiayaan korporasi yang belum berjalan sama sekali.

Kondisi tersebut pada akhirnya membuat pemerintah terus menggodok dan mewacanakan realokasi anggaran.

“Seperti arahan Pak Presiden, kesehatan pulih ekonomi bangkit. Jadi program kita perluas agar menimbulkan rasa aman dan berharap ekonomi dapat berputar kembali,” kata Budi.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top