Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Vaksin Covid-19 Novavax Masuk Uji Coba Tahap Akhir

Perusahaan bioteknologi, Novavax.Inc merilis perkembangan vaksin NVX-CoV2373 sebagai calon vaksin Covid-19. Perseroan akan melakukan uji coba tahap 3 di Inggris bekerjasama dengan pemerintah dan satgas vaksin setempat.
Ipak Ayu H Nurcaya
Ipak Ayu H Nurcaya - Bisnis.com 25 September 2020  |  10:57 WIB
Lonjakan Protein SARS-CoV-2. Vaksin NVX-CoV2373 adalah protein prefusi yang stabil yang dibuat menggunakan teknologi nanopartikel protein rekombinan Novavax yang mencakup bahan pembantu MatrixM milik Novavax.  - Novavax
Lonjakan Protein SARS-CoV-2. Vaksin NVX-CoV2373 adalah protein prefusi yang stabil yang dibuat menggunakan teknologi nanopartikel protein rekombinan Novavax yang mencakup bahan pembantu MatrixM milik Novavax. - Novavax

Bisnis.com, JAKARTA — Perusahaan bioteknologi, Novavax.Inc merilis perkembangan vaksin NVX-CoV2373 sebagai calon vaksin Covid-19. Perseroan akan melakukan uji coba tahap 3 di Inggris bekerjasama dengan pemerintah dan satgas vaksin setempat.

Dalam fase ini, perseroan akan menyuntikkan vaksin untuk 10.000 orang dengan rentang usia 18-84 tahun yang terbukti tidak memiliki penyakit penyerta. Pengujian dilakukan selama empat hingga enam minggu ke depan.

"Dengan tingkat tinggi penularan SARS-CoV-2 yang diamati dan diperkirakan akan terus berlanjut di Inggris, kami optimis bahwa uji klinis fase 3 yang penting ini akan mendaftar dengan cepat dan memberikan gambaran jangka pendek tentang kemanjuran vaksin NVX-CoV2373,” kata Gregory M. Glenn, Ketua Penelitian dan Pengembangan Novavax dalam siaran pers, Jumat (25/9/2020).

Glenn menyebut data dari uji coba ini diharapkan dapat mendukung pengajuan izin di Inggris, Uni Eropa, dan negara lain. Dia pun berterimakasih atas dukungan Pemerintah Inggris, termasuk dari Departemen Kesehatan dan Perawatan Sosial dan Institut Nasional untuk Riset Kesehatan dalam proses penelitian penting ini.

Vaksin NVX-CoV2373 adalah protein prefusi yang stabil yang dibuat menggunakan teknologi nanopartikel protein rekombinan Novavax yang mencakup bahan pembantu MatrixM milik Novavax.

Vaksin ini akan memiliki kelebihan yang memungkinkan penyimpanan dalam formulasi cair sehingga tidak perlu dibekukan dan dapat disimpan pada suhu 2°C hingga 8°C. Artinya, vaksin dapat didistribusikan menggunakan saluran yang standar.

Novavax pun akan terus meningkatkan kapasitas produksinya. Produksi vaksin perseroan diproyeksi akan mencapai 2 miliar dosis tahunan, setelah semua kapasitas tersedia secara daring pada pertengahan 2021.

Adapun dalam pengembangan vaksin ini perseroan telah mendapat pendanaan dari Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI) sebesar US$388 juta dan dari dana global sebesar US$2 miliar.

Novavax adalah salah satu produsen vaksi Covid-19 yang tengah dijajaki oleh pemerintah Indonesia untuk kerja sama pasokan, selain Pfizer, Johnson & Johnson.

Selain kerja sama Biofarma dengan Sinovac, atau Kimia Farma dengan G42, serta penjajakan kerjasama dengan Genexine, CanSino, dan AstraZeneca, pemerintah tengah menjajaki kerjasama dengan perusahaan farmasi lainnya, Pfizer, Johnson & Johnson, dan Novafax, kata Ketua Pelaksana Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Erick Thohir, Kamis (24/9/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pandemi corona Vaksin Covid-19
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top