Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tren Angka Kemiskinan Naik karena Pandemi, Ini Komentar Bappenas

Tahun ini, Bappenas menargetkan kemiskinan berkisar antara 9,7 persen hingga 10,2 persen. Dengan patokan itu, pemerintah masih optimistis warga tidak mampu bisa ditekan.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 10 September 2020  |  05:48 WIB
Warga beraktivitas di kawasan permukiman padat penduduk, di bantaran Kali Krukut Bawah, Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta, Jumat (20/7/2018). - ANTARA/Aprillio Akbar
Warga beraktivitas di kawasan permukiman padat penduduk, di bantaran Kali Krukut Bawah, Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta, Jumat (20/7/2018). - ANTARA/Aprillio Akbar

Bisnis.com, JAKARTA - Direktur Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan Sosial Kementerian PPN/Bappenas Maliki mengatakan bahwa warga tidak mampu di Indonesia tahun ini bakal naik.

“Memang diperkirakan tingkat kemiskinan akan meningkat pada akhir tahun 2020 ini. Namun, masih ada pengharapan bahwa tingkat kemiskinan masih single digit,” katanya saat dihubungi Bisnis, Rabu (9/9/2020).

Maliki menjelaskan bahwa tahun ini target kemiskinan berkisar antara 9,7 persen hingga 10,2 persen. Dengan patokan itu, pemerintah masih optimistis warga tidak mampu bisa ditekan.

“Jadi kita perlu bekerja keras untuk mengantisipasi menekan tingkat kemiskinan di bawah 10 persen. Apa yang kita lakukan sekarang adalah integrasi antara bansos dan pemulihan ekonomi,” jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa penanganan Covid-19 menjadi kunci untuk pemulihan ekonomi. Oleh karena itu, dia kembali menegaskan fokus pemerintah untuk mengendalikan penyebaran virus Corona (Covid-19).

“Saya ingatkan, sekali lagi bahwa kunci dari ekonomi kita agar baik adalah kesehatan yang baik. Kesehatan yang baik akan menjadikan ekonomi kita baik. Artinya fokus kita tetap nomor satu adalah kesehatan, adalah penanganan Covid-19. Karena memang kuncinya ada di sini,” kata Presiden saat membuka sidang kabinet paripurna untuk penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi tahun 2021, di Istana Negara, Jakarta, Senin (7/9/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bappenas angka kemiskinan
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top