Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Senin Pagi, Jumlah Penumpang KRL Relatif Stabil

Setelah liburan Iduladha 1441 Hijriah jumlah penumpang KRL pada Senin pagi dilaporkan jumlah penumpang KRL masih relatif stabil.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 03 Agustus 2020  |  11:43 WIB
Ilustrasi-Sejumlah calon penumpang menunggu kedatangan Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/7/2020). - ANTARA/Fakhri Hermansyah
Ilustrasi-Sejumlah calon penumpang menunggu kedatangan Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/7/2020). - ANTARA/Fakhri Hermansyah

Bisnis.com, JAKARTA - Dibandingkan Senin pekan lalu, penumpang KRL pada Senin pagi ini (3/8/2020) relatif stabil. 

Setelah libur Iduladha 1441 Hijriah, jumlah penumpang kereta rel listrik (KRL) pada Senin (3/8) pukul 07.00 WIB tercatat sebanyak 71.325 orang.

“Dari data tiket elektronik PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) hingga pukul 07.00 WIB, jumlah pengguna KRL secara keseluruhan tercatat 71.325 pengguna. Angka ini tidak jauh berbeda dari Senin pekan lalu pada waktu yang sama dimana terdapat 72.529 pengguna,” kata Vice President Corporate Communications PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Anne Purba dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Menurut dia, pengguna kereta rel listrik Commuter Line pada pagi hari ini terpantau relatif stabil.

“Jumlah pengguna hingga pukul 07.00 WIB pagi ini tidak berbeda jauh dengan Senin pekan lalu, meskipun Senin ini bertepatan dengan hari kerja pertama usai libur akhir pekan panjang Iduladha, dan perpanjangan PSBB Transisi DKI Jakarta yang menerapkan kembali aturan ganjil genap di 25 ruas jalan,” katanya.

Namun, sejumlah stasiun hingga pukul 07.00 WIB Senin (3/8) pagi ini meningkat penggunanya, antara lain stasiun Bogor, Bojonggede, dan Rangkasbitung.

Di Stasiun Bogor pagi ini terdapat 6.919 pengguna naik enam persen dibanding waktu yang sama pekan lalu, di Stasiun Bojonggede 5.529 pengguna naik tiga persen. Di Stasiun Rangkasbitung tercatat 2.301 pengguna naik 27 persen.

“Meski ada peningkatan, di stasiun-stasiun lainnya jumlah pengguna cenderung stabil, sehingga situasi di stasiun pagi ini tetap tertib, tidak terdapat lonjakan jumlah pengguna maupun antrean yang melebihi hari-hari sebelumnya,” ujar Anne.

Ia mengatakan kondisi tersebut dimungkinkan karena adanya penambahan jumlah perjalanan. Mulai 1 Agustus lalu PT KCI telah mengoperasikan 971 perjalanan KRL.

Para pengguna juga dinilai mengikuti imbauan untuk mengatur perjalanannya dengan memanfaatkan akhir pekan untuk kembali ke Jakarta atau lokasi aktivitasnya, serta sebisa mungkin menghindari jam sibuk.

Selain itu para pengguna terutama di Stasiun Bogor, Cilebut, dan Cikarang juga telah menggunakan KMT, kartu uang elektronik bank maupun tiket kode QR mulai 3 Agustus 2020.

Tiga stasiun tersebut resmi menjadi stasiun khusus KMT setiap hari kerja setelah tiga pekan sebelumnya diuji coba pada hari Senin.

Dalam memberikan layanan pada masa pandemi ini, PT KCI mengutamakan pelaksanaan protokol kesehatan di antaranya kewajiban menggunakan masker, pengecekan suhu tubuh saat akan naik KRL, pembatasan pengguna di dalam KRL, menjaga jarak saat di stasiun dan KRL, serta penyediaan wastafel tambahan sebagai fasilitas untuk mencuci tangan.

Kebersihan stasiun dan kereta juga rutin dijaga dengan pembersihan berkala selama beroperasi maupun seusai jam operasional layanan KRL.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

krl jabodetabek

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top