Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Karyawati menunjukan uang Rupiah dan dolar AS di salah satu gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Minggu (7/6/2020). - Bisnis/Arief Hermawan P
Premium

Gelisah Investor Asing dan Iklim Investasi Indonesia

23 Juli 2020 | 09:58 WIB
Realisasi investasi Indonesia, termasuk dari pemodal asing, mengalami penurunan pada semester I/2020. Aturan yang membingungkan nyatanya masih menjadi salah satu pekerjaan rumah.

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengumumkan bahwa realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) di Indonesia sepanjang semester I/2020 mencapai Rp195,6 triliun, Rabu (22/7/2020).

Kendati bisa mencakup 56,2 persen dari target pemerintah sepanjang 2020, capaian ini sesungguhnya lebih rendah 8,1 persen ketimbang torehan pada periode yang sama tahun sebelumnya, yang mencapai Rp212,8 triliun.

“Tapi bukan berarti PMA lebih rendah berarti investasi enggak bagus. Kami akan coba genjot investasi dalam dan luar negeri,” ujar Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dalam menggelar konferensi pers.

Secara keseluruhan, realisasi investasi sepanjang Januari-Juni 2020 mencapai Rp402,6 triliun atau 49,3 persen dari target total tahun ini yang sebesar Rp817,2 triliun. Angka ini hanya naik 1,76 persen secara year-on-year (yoy) dari periode yang sama tahun sebelumnya, yang senilai Rp395,6 triliun.

Untuk sementara, barangkali ucapan Bahlil cukup melipur lara publik. Namun, ucapan itu tak dapat begitu saja menutupi fakta-fakta di lapangan belakangan ini.

Rusia contohnya, baru saja membatalkan rencana investasi untuk proyek kereta api batu bara di Kalimantan Timur (Kaltim). Russian Railways (RZD), BUMN di Negeri Beruang Merah itu sebelumnya sudah mengucurkan 18 juta rubel, lebih dari Rp3 triliun, untuk pengembangan proyek tersebut.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top