Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Patung Merlion berdiri di kawasan Marina Bay, membelakangi distrik pusat bisnis, di Singapura, Rabu (20/5/2020). - Bloomberg/Lauryn Ishak
Premium

Menilik Peluang Indonesia dari Resesi Singapura

15 Juli 2020 | 14:13 WIB
Singapura melaporkan resesi terhadap perekonomiannya setelah terakhir terjadi pada 2008. Fenomena ini dinilai menimbulkan dampak negatif sekaligus memunculkan peluang bagi Indonesia.

Bisnis.com, JAKARTA – Singapura, salah satu negara adidaya di Asia Tenggara akhirnya harus mengalami resesi. Sejumlah pengamat menilai, hal tersebut dapat berdampak negatif ke Indonesia. Namun demikian, sejatinya terdapat pula sejumlah peluang yang bisa dimanfaatkan oleh Tanah Air.

Seperti diketahui, Singapura merupakan mitra strategis Indonesia terutama di sektor perdagangan maupun investasi. Posisinya sebagai hub ekonomi di Asia Tenggara, sangat mempengaruhi perekonomian negara di kawasan tersebut.

Di sektor perdagangan saja, SIngapura merupakan negara tujuan ekspor nonmigas terbesar kelima sepanjang Janauari-Juni 2020, dengan porsi terhadap total ekspor sebesar 6,36 persen. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, (BPS) pada periode tersebut nilai ekspor RI ke Negeri Singa berhasil mencapai US$4,61 miliar.

Sementara itu untuk impor nonmigas, sepanjang semester I/2020 Indonesia mengimpor senilai US$4,21 miliar. Singapura menempati posisi ketiga sebagai negara asal impor terbesar Indonesia.

Adapun, di sisi investasi, posisi Singapura sangatlah strategis. Negara tersebut menjadi pemuncak sebagai asal investasi penanaman modal asing (PMA) sepanjang kuartal I/2020.

Data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat, nilai investasi Singapura mencapai US$2,7 miliar atau mencapai 40 persen dari total investasi asing yang masuk ke RI pada periode tersebut.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top