Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Perum Perumnas Kembangkan Lahan PTPN II

Perum Perumnas bekerjasama dengan PTPN II dalam mengembangkan konsep integrated new township “Kota Mandiri Bekala” di Deli Serdang, Sumatera Utara.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 11 Juli 2020  |  10:57 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Perusahaan pelat merah Perum Perumnas menggandeng usaha BUMN lainnya untuk menggarap proyek properti.

Perum Perumnas bekerjasama dengan PTPN II dalam mengembangkan konsep integrated new township “Kota Mandiri Bekala” di Deli Serdang, Sumatera Utara. Budi Saddewa Soediro, Direktur Utama Perum Perumnas mengatakan minat masyarakat yang tinggi dalam membeli rumah tapak memacu perseroan dalam mengembangkan kawasan.

"Pembangunan kawasan akan dimulai pembangunannya pada Juli ini, rencananya akan terintegrasi dengan transportasi kereta api dimana stasiun kereta api akan berada tepat di depan kawasan tersebut," ujar Budi Saddewa dalam keterangan resmi Sabtu (11/7/2020).

Budi menambahkan kawasan itu akan seluas kurang lebih 854 hektare dengan pembangunan yang dilakukan secara bertahap. Tahap pertama akan berkonsentrasi pada luasan lahan 50 hektare (ha) setara dengan 2.175 hunian. Menurutnya lebih dari 50 persen dari unit hunian tersebut akan ditujukan untuk segmen masyarakat berpenghasilan rendah.

"Kami tidak hanya membangun rumah saja di kawasan Kota Mandiri Bekala ini, tetapi juga terdapat zona komersial dan tak kalah penting adalah terintegrasi dengan transportasi massal. Kedepannya konsep ini yang akan kami usung untuk kawasan rumah tapak, yaitu terintegrasi dengan transportasi sehingga memudahkan penghuni dalam kegiatan sehari-hari," imbuhnya.

Sementara itu, Direktur PTPN II Marisi Butar Butar mengatakan saat ini izin pembangunan Kota Mandiri Bekala sedang berproses di Pemkab Deli Serdang. Dia berharap izin dapat segera terbit. Marisi menambahkan lokasi pengembangan Kota Mandiri Bekala adalah milik PTPN II sesuai surat rekomendasi DPRD Sumut No. 1295/18/Sekr tanggal 25 Mei 2018.

Kementerian ATR/BPN juga telah menerbitkan HGB dengan Nomor 1938/2020 dan 1939/2020 dengan total luas kurang lebih 241 ha sebagai dasar pengembangan di tahap pertama, lanjut Marisi

Mennurutnya pengembangan hunian Kota Mandiri Bekala ini merupakan jawaban atas permasalahan kebutuhan hunian yang semakin mahal di kota besar. Pasalnya, konsep terintegrasi transportasi, hunian ini dapat menjadi pilihan bagi masyarakat sebagai tempat tinggal.

Selain Kota Mandiri Bekala, Perumnas juga telah bekerjasama dengan PT KAI (Persero) dalam pengembangan stasiun baru di Parung Panjang Bogor dengan nama Perumnas Parayasa. Budi mengatakan konsep terintegrasi langsung dengan stasiun baru yang kini tengah dikembangkan oleh Perumnas di wilayah Jabodetabek.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perum perumnas ptpn ii
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top