Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Konsumen memilih makanan dan bahan makanan di salah satu supermarket di Jakarta, Kamis (7/5 - 2020). BISNIS.COM
Premium

Inflasi Mei, Enggan Belanja Orang Berpunya

03 Juni 2020 | 02:37 WIB
Inflasi pada Mei 2020 menunjukan anomali. Momen dimana masyarakat seharusnya meningkatkan belanja, tidak terjadi pada tahun ini.

Bisnis.com, JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan inflasi Mei 2020 sebesar 0,07 persen (month-to-month) dan 2,19 persen (year-on-year).

Capaian mengindikasikan melambatnya konsumsi yang selama ini menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi. Apalagi Mei tahun ini seharusnya menjadi puncak inflasi karena berdekatannya momen Ramadan serta Idul Fitri dengan libur sekolah.

“Sangat jauh angkanya jika dibandingkan tahun lalu yang 0,68 persen. Situasi ini tidak biasa karena Covid-19. Meskipun ada lebaran, tapi berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya,” ujar Kepala BPS Suhariyanto lewat konferensi video, Selasa (2/6/2020).

Inflasi rendah ini telah terjadi semenjak penanganan wabah corona dilakukan dengan pembatasan gerak manusia. Sebagai gambaran, pada April 2020, BPS melaporkan inflasi Indonesia berada di angka 0,08 persen (mtm) dan 2,67 persen (yoy)

Sedangkan pada Maret 2020, saat awal-awal kasus pandemi Covid-19 di Indonesia teridentifikasi, inflasi berada di angka 0,10 persen (mtm) dan 2,96 persen (yoy).

Meski begitu, jika dilihat pada inflasi Mei, maka penyumbang terbesar adalah komponen transportasi. Sektor ini mengalami inflasi di kisaran 0,87 persen.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top