Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Catat! Penyaluran Bansos Tunai Ditargetkan Tuntas Pada Juni

Bantuan sosial tunai untuk 9 juta keluarga penerima manfaat (KPM) ditargetkan tuntas penyalurannya pada Juni 2020.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 Mei 2020  |  16:57 WIB
Dirjen PFM Kemensos Asep Sasa Purnama (ujung kiri) dan Sekjen Kemensos Hartono Laras (baju merah) di kantor Kemensos, Jakarta, Kamis (28/5/2020). - ANTARA/Prisca Triiferna
Dirjen PFM Kemensos Asep Sasa Purnama (ujung kiri) dan Sekjen Kemensos Hartono Laras (baju merah) di kantor Kemensos, Jakarta, Kamis (28/5/2020). - ANTARA/Prisca Triiferna

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah menargetkan penyaluran bantuan sosial tunai kepada 9 juta kepala keluarga di seluruh Indonesia dapat tuntas pada Juni 2020.

Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial Asep Sasa Purnama mengatakan bantuan sosial tunai (BST) tersebut disalurkan kepada masyarakat di seluruh Indonesia kecuali daerah Jakarta Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).

"Adapun pencapaian realisasi untuk BST ini direncanakan nanti di hari Minggu (31/5/2020) kita bisa menggapai 8,32 juta, sehingga kita akan terlampaui target 8,3 juta itu. Karena selama beberapa hari ini kami terus mendapatkan update data dari daerah," katanya, seperti dikutip dari Antara, Kamis (28/5/2020).

Sebelumnya, Kemensos menargetkan 9 juta keluarga penerima manfaat (KPM) akan menerima BST di seluruh Indonesia Jabodetabek yang sudah menerima bantuan sembako.

Dalam penyalurannya, Kemensos bekerja sama dengan Himpunan Bank Milik Negara (Hinbara) yang menyalurkan BST kepada 753.998 KPM dan PT Pos Indonesia akan menyalurkan sisanya sekitar 8,3 juta KPM.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat di bulan Juni target 9 juta itu akan terpenuhi," kata dia.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemensoso Hartono Laras mengatakan sisa pencairan dari BST,akan segera dikebut di luar dari kluster III yaitu daerah yang terpencil, terluar dan terisolir.

Oleh karena itu dia meminta agar daerah-daerah untuk melengkapi data yang diberikan sesuai kuota masing-masing. Jika tidak maka kuotanya akan dialihkan ke daerah lain, tegas Hartono.

"Untuk daerah yang tidak melengkapi sampai pada kuota itu kita akan (alihkan), bahkan sudah kita alihkan untuk penambahan dari kabupaten/kota lain yang memang mengusulkan," kata Hartono..

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bansos kemensos covid-19
Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top