Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Foto aerial kawasan industri MM2100 di Cikarang, Jawa Barat, Rabu (15/4/2020). - Bisnis/Himawan L Nugraha
Premium

Tangkap Peluang Tren Relokasi dari China, Indonesia Bisa?

26 Mei 2020 | 17:42 WIB
Sejumlah negara telah menyampaikan rencana merelokasi pabriknya dari China ke negara lain, dengan motif yang berbeda-beda. Apakah Indonesia bisa menjadi pemenang?

Bisnis.com, JAKARTA — Konflik geopolitik antara China dengan Amerika Serikat (AS) kembali memanas, memicu respons dari sejumlah negara untuk memindahkan pabrik-pabriknya di China ke negara-negara berkembang.

Setelah sebelumnya tensi antara China dengan AS memanas karena sengketa dagang, maka kali ini konflik dua negara dengan ekonomi terbesar itu dipicu oleh penyebaran wabah Covid-19.

Kondisi lockdown di China telah membuat rantai pasok global menjadi lumpuh. Alhasil, sejumlah negara maju mulai berpikir untuk mengurangi ketergantungan kepada China dengan merelokasi pabrik-pabriknya ke luar China.

Yang terbaru, Pemerintah Jepang mempersiapkan dana insentif US$218,6 juta kepada korporasi Jepang yang merelokasikan pabriknya ke negara lain.

Keputusan itu langsung diikuti oleh produsen elektronik asal Jepang, Panasonic Corp. Perusahaan ini dipastikan bakal memindahkan produksi kulkas dan mesin cuci yang ada di Thailand ke Vietnam pada 2021.

Lalu, apa yang bisa dimanfaatkan Indonesia dari keadaan ini?

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top