Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Petugas mengisi bahan bakar B30 ke kendaraan. - Antara / Aprillio Akb
Premium

Harga Minyak Bumi Murah, Proyek Biodiesel di Persimpangan

15 Mei 2020 | 12:57 WIB
Proyek biodiesel atau solar yang dicampur dengan minyak sawit memiliki tantangan besar karena harga minyak bumi sebagai perbandingan jatuh ke level terendah.

Bisnis.com, JAKARTA – Besaran subsidi dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) untuk proyek minyak sawit menjadi solar atau biosolar tidak lagi mencukupi selisih biaya yang timbul karena jatuhnya harga minyak bumi sepanjang tahun berjalan.

Dibutuhkan tambahan subsidi dari anggaran dan pendapatan belanja negara (APBN) agar proyek kemandirian energi dalam biosolar sekaligus memastikan terserapnya produksi hasil perkebunan terbesar di Indonesia itu tetap berjalan.

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program pengembangan biodiesel berbasis minyak kelapa sawit di tengah potensi defisit insentif dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu mengatakan terdapat gap yang lebar antara harga indeks pasar (HIP) bahan bakar nabati (BBN) atau biosolar dengan HIP solar dari minyak bumi. Untuk itu dibutuhkan tambahan subsidi agar proyek solar dari minyak sawit terus berjalan.

“Saat ini posisi keuangannya [BPDP KS] tidak mungkin untuk meng-cover insentif itu hingga akhir tahun, cukup besar gapnya antara HIP,” ujar Febrio, Rabu (13/5/2020).

Adapun, harga referensi CPO Mei pada level US$635,15 per ton, besaran harga ini membuat pungutan ekspor CPO sebesar US$50 per metrik ton dan bea keluar CPO sebesar US$0 per ton. Dengan tren harga minyak bumi saat ini, maka terdapat selisih agar proyek minyak sawit menjadi solar sebesar Rp3.732 per liter.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top