Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Ilustrassi - Petani memanen getah karet di Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (31/1/2020). Dampak wabah virus corona, harga karet di Sumatera Selatan mengalami penurunan dari Rp17.151 per kilogram menjadi Rp14.950 per kilogram untuk kadar karet kering (KKK) 100 persen atau turun 12,8 persen sejak 20 Januari lalu. ANTARA FOTO - Nova Wahyudi
Premium

Historia Bisnis: Manuver Raja-Raja Karet Lawan Pelemahan Harga

29 April 2020 | 21:46 WIB
Bustanul Arifin mengumpulkan para raja karet di Sumatra Utara yang menguasai 70 persen produksi wilayah.

Bisnis.com, JAKARTA – Para pengusaha yang menguasai produksi getah karet melakukan pertemuan di Hotel Danau Toba Internasional, Sumatra Utara (Sumut) untuk melawan pelemahan harga.

Persamuhan para produsen karet itu diprakarsai oleh Presiden Komisaris Group Berdikari, Bustanul Arifin. Sejumlah peserta yang notabene para raja-raja karet daerah itu optimistis hasil pertemuan akan meningkatkan daya saing produksi karet nasional.

Dalam pertemuan antara eksekutif Berdikari dengan 12 pengusaha karet itu, disepakati untuk membentuk bursa komoditas karet yang akan dipusatkan di Medan.

“Para pengusaha karet di Sumut ternyata sudah mempunyai ide pendirian bursa komoditas ini empat tahun lalu. Jadi ketika kami datang, mereka menyatakan sangat mendukung,” ujar Bustanul.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top