Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BI Siap Eksekusi Bilateral Swap dengan China, Jepang, Korsel, dan Singapura

Bank Indonesia berupaya memperkuat cadangan devisa melalui bilateral swap dengan sejumlah negara.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 06 April 2020  |  15:56 WIB
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan penjelasan pada jumpa pers terkait Rapat Dewan Gubernur (RDG) di Jakarta, Kamis (17/1). Bisnis - Nurul Hidayat
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan penjelasan pada jumpa pers terkait Rapat Dewan Gubernur (RDG) di Jakarta, Kamis (17/1). Bisnis - Nurul Hidayat
Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan cadangan devisa yang dimiliki Indonesia saat ini lebih dari cukup. 
"Kami akan umumkan jumlah cadangan devisa kita lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan, misalnya pembayaran utang pemerintah dan langkah-langkah stabilitasi nilai tukar," katanya saat rapat kerja virtuan dengan Komisi XI DPR RI, Senin (6/4/2020). 
Meski demikian, dia membuka peluang penerapan bilateral swap sebagai cara untuk memperkuat cadangan devisa. 
Menurutnya, bilateral swap antara BI dengan beberapa bank sentral negara sahabat merupakan second line of defense. 
"Bilateral swap dengan [bank sentral] China US$30 dollar, Jepang US$22,7 miliar, Korsel US$10 miliar, dan Singapura US$7 miliar," jelasnya. 
Sebelumnya, BI mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Februari 2020 mencapai US$ 130,4 miliar, turun US$ 1,3 miliar dibandingkan bulan sebelumnya.
Posisi cadangan devisa tersebut cukup untuk membiayai 7,7 bulan impor atau 7,4 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Cadangan devisa tersebut juga berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia cadangan devisa
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top