Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dari Bill Gates hingga Jack Ma, 500 Miliarder Kehilangan Kekayaan Miliaran Dolar karena Virus Corona

Kekayaan gabungan 500 orang terkaya di dunia turun US$238,5 miliar atau sekitar
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 21 Maret 2020  |  10:30 WIB
Pendiri Alibaba Jack Ma menjadi pembicara di sela-sela Pertemuan Tahunan IMF - World Bank Group 2018 di Bali Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua, Bali, Jumat (12/10/2018). - ANTARA/M Agung Rajasa
Pendiri Alibaba Jack Ma menjadi pembicara di sela-sela Pertemuan Tahunan IMF - World Bank Group 2018 di Bali Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua, Bali, Jumat (12/10/2018). - ANTARA/M Agung Rajasa

Bisnis.com, JAKARTA - 500 orang terkaya di dunia kehilangan harta senilai US$238,5 miliar pekan lalu seiring dengan kejatuhan bursa saham yang dipicu oleh pandemi virus corona.

Menyusul kejatuhan bursa saham paling dalam dalam satu hari sejak 1987, atau Black Thursday pada 12 Maet 2020 lalu, Mukesh Ambani kehilangan posisi sebagia orang terkaya di Asia.

Dilansir dari South China Morning Post, Sabtu (21/3/2020), sekarang, mari tengok lebih dekat dereta angka Forbes Billionaires untuk melihat apa artinya bagi beebrapa miliarder paling terkenal di planet ini.


Jeff Bezos

Orang terkaya di dunia, pendiri sekaligus CEO Amazaon, Jeff Bezos kehilangan kekayaan US$8 miliar, turun 7,13 persen menjadi US$104,4 miliar.Perceraian dengan istrinya MacKenzie Scott Bezos pada Juli 2019 berakibat seperempat saham Amazaon beralih ke tangan mantan istri Bezos. MAckenzie kini menjadi salah satu wanita terkaya di dunia dan memiliki hampir 12 persen saham Amazon.

Bos Amazon, Jeff Bezos - Reuters/Mike Segar

Bos Amazon, Jeff Bezos - Reuters/Mike Segar

Bill Gates

Bos Microsoft Bill Gates mengalami penurunan kekayaan 5,09 persen atau sekira US$5,3 miliar yang menyebabkan harganya turun menjadi US$99,2 miliar. Gates dan istrinya Melinda mengepalai organisasi amal swasta terbesar di dunia, Yayasan Bill & Melinda Gates.

Pendiri Microsoft sejauh ini telah menyumbangkan US$ 35,8 miliar saham perusahaan kepada yayasan. Dia memiliki sekitar 1 persen saham di perusahaan dan telah berinvestasi di berbagai saham dan aset, menjadikannya orang terkaya kedua di Amerika.

Bill Gates - Istimewa

Pendiri Microsoft Bill Gates - Istimewa

Bernard Jean Arnault

Miliarder Prancis Bernard Jean etienne Arnault adalah CEO LVMH MoEt Hennessy - sebuah kerajaan yang terdiri dari 70 merek termasuk Louis Vuitton dan Sephora.

Kekayaannya mencapai US $ 82,5 miliar, turun 8,57 persen (US$7,7 miliar). Penjualan barang mewah telah terpukul akibat pandemi virus corona (Covid-19). Terlebih, penjualan LVMH bergantung pada pelanggan di China.

 Bernard Jean tienne Arnault, CEO LVMH Moet Hennessy Louis Vuitton SE, dan Delphine Arnault, Wakil Presiden Eksekutif Louis Vuitton, di pameran koleksi Spring / Summer 2020 untuk rumah mode Louis Vuitton dalam Pekan Mode Pria di Paris, Prancis, 20 Juni 2019. - Reuters

Bernard Jean tienne Arnault, CEO LVMH Moet Hennessy Louis Vuitton SE, dan Delphine Arnault, Wakil Presiden Eksekutif Louis Vuitton. - Reuters

Warren Buffet

Kekayaan bersih Warren Buffer sekarang mencapai US$71,5 miliar, turun 6,83 persen atau setara US$5,2 miliar. Buffer berjanji untu memberikan lebih dari 99 persen kekayaannya. Pada 2019 dia menyumbang US$3,6 miliar untuk kegiatan amal dan memenuhi janjinya apda 2020 ketika dia dan Bill Gates meluncurkan Giving Pedge guna mendorong miliarder menyumbangkan setengah kekayaannya untuk amal.

Orang terkaya ketiga dunia Warren Buffet - memolition.com

Warren Buffet - memolition.com


Amancio Ortega

Bos merek pakaian asal Spanyol, Zara telah kehilangan kekayaan US$5,2 miliar sehingga kekayaan Amancio Ortega mencapai US$58,1 miliar. Walakin, dia tetap menjadi peritel terkaya di dunia. Zara adalah bagian dari Inditex yang sahamnya tercatat di Bursa Madrid. Inditex didirikan oleh Ortega dan mendinga istrinya Rosalia Mera.

Pendiri Inditex, Amancio Ortega

Mark Zuckerberg

Kalau Anda berpikir taipan dari sektor barang konsumsi, layanan, dan ritel adalah barang dan jasa paling berpengaruh, coba pikirkan lagi. Kekayaan pendiri Facebook Mark Zuckerberg turun 9,05 persen menadi US$57,4 miliar. Kekayaan Zuckerberg tercatat mengalami penurunan paling besar dibandingkan dengan taipan-taipan lainnya.

Saat Mark Zuckerberg Ikut Blusukan Bareng Jokowi

Mark Zuckerberg/Jokowi (antara)

Mukes Ambani


Salah satu keluarga terkaya di Asia, Mukes Ambani mencatat penurunan kekayaan 7,47 perse menjadi US$40,4 miliar. Perusahaannya, Reliance Industries, didirikan oleh mendiang ayahnya, Dhirubhai Ambani, yang diwariskan Mukesh dan saudaranya Anil Ambani.

Mukesh Ambani.-Reuters

Jack Ma

E-commerce menjadi bidang lain yang turut menderita dalam perubahan iklim ekonomi global saat ini. Salah satu pendiri dan pemilik Alibaba kehilangan kekayan US$1,7 miliar dan membuat total hartanya menjadi US$39,4 miliar. Mantan guru bahasa Inggris ini mengundurkan diri sebagai CEO Alibaba pada September 2019 lalu.

Pahit Getir Hidup JJ, Jokowi-Jack Ma

Jokowi & Jack Ma - Instagram Joko Widodo

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bill gates warren buffett jeff bezos Virus Corona jack ma

Sumber : South China Morning Post

Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

Foto loadmore

BisnisRegional

To top