Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Premium

Historia Bisnis : Adu Hebat Salim, Ciputra, dan Bakrie di Vietnam

Grup Salim menggelontorkan uang mereka sekitar US$312 juta di Vietnam pada periode 1990-an. Namun, jumlah itu masih kalah dengan Ciputra, meski di atas Bakrie dan Astra. Meski demikian, tak semua perusahaan Indonesia sukses meraih cuan di Vietnam.
Andya Dhyaksa
Andya Dhyaksa - Bisnis.com 18 Maret 2020  |  14:44 WIB
Jumlah investasi Grup Salim, Ciputra, Bakrie, dan Astra di Vietnam pada dekade 1990/an.
Jumlah investasi Grup Salim, Ciputra, Bakrie, dan Astra di Vietnam pada dekade 1990/an.

Bisnis.com, JAKARTA - Vietnam, dekade 1990-an. Sepertinya menjadi ladang emas bagi para businessman Indonesia. Mereka berlomba-lomba menanamkan investasinya di sana, mulai dari otomotif, telekomunikasi, hingga kawasan superblock.

Simak apa yang dilakukan oleh Salim Group pada periode tersebut. Sekira Maret 1996, kelompol bisnis milik taipan Liem Soei Liong (Sudono Salim) tersebut berencana membuat proyek superblock di pusat Kota Hanoi, Ibu Kota Vietnam.

Dana yang disediakan mereka, disebut-sebut, tak kurang dari US$150 juta. Proyek ini dilakukan oleh Kelompok Salim melalui First Pacific Ltd., Hong Kong. Kepala Perwakilan Grup Salim di Vietnam, Iwan Harlan, membenarkan rencana pendirian superblock tersebut.

Namun dia enggan menjelaskan dana yang dikeluarkan. “Saya hanya membantu memberikan informasi kelayakan proyek. Setelah itu, pelaksanaannya dilakukan First Pacific sendiri. Jadi saya tidak tahu [anggaran],” ucap Iwan.

Anda sedang membaca Premium Konten
Silahkan daftar gratis atau login untuk melanjutkan membaca artikel ini.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top