Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Samindo Minat Bangun Pembangkit EBT

Menurut perusahaan dengan kode emiten MYOH ini, investasi pembangkit EBT tak begitu besar dibandingkan dengan pembangkit dari batu bara.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 26 Februari 2020  |  15:52 WIB
Petugas memeriksa panel surya di PLTS Gili Trawangan - Bisnis / David E. Issetiabudi
Petugas memeriksa panel surya di PLTS Gili Trawangan - Bisnis / David E. Issetiabudi

Bisnis.com, JAKARTA - PT Samindo Resources Tbk (MYOH) akan fokus membangun pembangkit listrik dengan bahan bakar energi baru terbarukan ketimbang menggunakan batu bara.

Investor Relations Manager PT Samindo Resources Tbk Ahmad Zaki Natsir menuturkan tahun ini perusahaan memiliki prioritas utama untuk mencoba berpartisipasi dalam proyek Independet Power Producer (IPP) menggunakan energi baru terbarukan (EBT).

"Untuk IPP tempatnya enggak harus disekitar tambang Samindo, kami menyesuaikan dengan lokasi tender yang dibuka oleh PLN. IPP renewable ukurannya kecil-kecil di bawah 30 MW," ujarnya kepada Bisnis, Rabu (26/2/2020).

Menurutnya, untuk membangun pembangkit EBT tak begitu besar investasinya dan tak seperti membangun pembangkit dari batu bara. Untuk membangun pembangkit batu bara membutuhkan US$1 juta hingga US$1,5 juta per mega watt (MW).

"Jadi memang kalau untuk proyek EBT kami menggunakan keuangan internal. Kalau terkait perbankan tidak mau membiayai pembangkit batu bara, saya kira perusahaan punya kebijakan permodalan yang berbeda-beda," ucapnya.

Adapun hingga saat ini Samindo belum memiliki maupun berencana membangun PLTU di mulut tambang. Hal itu dikarenakan masih belum dapat tambang yang layak untuk diakuisisi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

samindo resources
Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

Foto loadmore

BisnisRegional

To top