Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pertumbuhan Ekonomi Diyakini Tumbuh di Bawah 5 Persen di Kuartal I/2020

Dampak turunan dari virus corona telah merembet ke banyak sektor. Dimulai dari melemahkan perekonomian China, lalu merembet ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. Mengapa Bank Indonesia meyakini perekonomian nasional tumbuh di bawah 5 persen?
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 20 Februari 2020  |  15:34 WIB
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo di sela-sela konferensi pers, di Jakarta, Kamis (25/4/2019). - Reuters/Willy Kurniawan
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo di sela-sela konferensi pers, di Jakarta, Kamis (25/4/2019). - Reuters/Willy Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan berada di kisaran 4,9 persen pada kuartal I/2020 , lebih rendah dari proyeksi awal sebagai dampak dari wabah virus corona (Covid-19) di China.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menuturkan pertumbuhan ini masih bisa didorong dengan stimulus BI dan pemerintah.

"Sehingga [kuarta] seterusnya ini bisa 5%," ungkap Perry dalam paparan RDG BI, Kamis (20/2/2020).

Ke depan, BI melihat upaya penanggulangan Covid-19 perlu terus dicermati karena dapat memengaruhi prospek pertumbuhan ekonomi, volume perdagangan, dan harga komoditas dunia, serta pergerakan aliran modal ke negara berkembang, termasuk Indonesia.

Perry menuturkan BI memprakirakan pertumbuhan ekonomi 2020 akan lebih rendah, yaitu menjadi 5,0-5,4%, dari prakiraan semula 5,1 persen-5,5 persen, dan kemudian meningkat pada tahun 2021 menjadi 5,2 persen-5,6 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia virus corona
Editor : Rivki Maulana
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top