DKI Jakarta Diminta Sesuaikan Trase LRT Koridor Timur-Barat

Pengajuan ini diusulkan pemerintah daerah untuk mendapatkan persetujuan Menteri Perhubungan.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 04 Februari 2020  |  14:09 WIB
DKI Jakarta Diminta Sesuaikan Trase LRT Koridor Timur-Barat
Warga menikmati uji coba publik kereta Lintas Rel Terpadu (LRT) di kawasan Kelapa Gading, Jakarta, Selasa (11/6/2019). - Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah meminta pemerintah provinsi DKI Jakarta melakukan penyesuaian trase LRT Koridor Pulo Gadung-Kebayoran Lama yang bersinggungan dengan trase MRT Utara-Selatan Fase 2 dan perencanaan MRT Barat-Timur.

Direktur Lalu lintas dan Angkutan Kereta Api Danto Restyawan mengatakan salah satu tahapan yang harus dilakukan pemerintah daerah dalam proses pembangunan perkeretaapian adalah pengajuan trase. Pengajuan ini diusulkan pemerintah daerah untuk mendapatkan persetujuan Menteri Perhubungan.

Adanya Rencana Induk Transportasi Jabodetabek (RITJ) akan menciptakan sinkronisasi dan harmonisasi, sehingga trase dapat tertata dengan baik serta bisa mengkomodasi integrasi antarmoda.

“Silakan Pemda mengajukan trase untuk pembangunan LRT Koridor Timur-Barat. Namun tetap mengacu pada RITJ yang telah ada," jelasnya, Selasa (4/2/2020).

Sebelumnya Pemerintah DKI akan membangun LRT Koridor Pulo Gadung-Kebayoran Lama. Meskipun belum ada permohonan resmi penetapan trase ke Kementerian Perhubungan, tetapi rencana trase tersebut akan bersinggungan dengan trase MRT Utara-Selatan Fase 2 dan  perencanaan MRT Barat - Timur yang sudah ditetapkan lebih dulu. Oleh karenanya trase MRT ini telah lebih dahulu dan ini telah dibahas dengan Pemda DKI.

Kementerian Perhubungan tetap berkomitmen untuk mendukung pengembangan angkutan massal berbasis rel di Wilayah Jabodetabek, karena ini merupakan salah satu solusi mengatasi kemacetan yang kerap melanda di wilayah ini. Termasuk di dalamnya rencana Pemerintah DKI untuk membangun LRT Koridor Timur-Barat. Pada prinsipnya Kementerian Perhubungan tidak membatalkan LRT Koridor Timur-Barat dengan rute Pulo Gadung-Kebayoran Lama

“Kami hanya meminta Pemprov DKI untuk mensinkronkan trase LRT dgn pembangunan MRT Utara-Selatan Fase 2 (Bundaran HI - Ancol) dan  perencanaan MRT Barat - Timur (Balaraja - Cikarang) yang sudah matang terlebih dulu," tekannya.

Setiap proses pembangunan dan pengembangan transportasi Jabodetabek berpedoman pada Peraturan Presiden (Perpres) No. 55/2018 tentang RITJ. Ini merupakan salah satu upaya menata sistem transportasi yang terpadu di Wilayah Jabodetabek.

RITJ ini mengakomodasi sejumlah program dan strategi pembangunan transportasi secara terpadu antara lain integrasi perencanaan jaringan, integrasi prasarana dan pelayanan baik intramoda maupun antarmoda serta integrasi antar moda transportasinya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Kemenhub, LRT

Editor : Rio Sandy Pradana
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top