Menteri Basuki : Banjir Ibu Kota Jadi Tanggung Jawab Semua Pihak

Sebelumnya, Dinas SDA DKI Jakarta menyebutkan bahwa penanganan banjir di terowongan Kemayoran menjadi tanggung jawab pemerintah pusat.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 28 Januari 2020  |  17:02 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat memastikan bahwa penanganan terowongan yang tergenang banjir di Jakarta adalah tanggung jawab semua pihak.

Artinya, baik pemerintah provinsi dan pusat harus bekerja sama dalam penanganannya.

Belum tuntas penanganan dampak banjir akibat hujan deras pada awal tahun, musibah serupa kembali melanda Ibu Kota, khususnya di kawasan Jakarta Pusat dan Jakarta Utara, pada akhir pekan lalu.

Hujan lebat pada Hari Raya Imlek mengakibatkan terowongan Kemayoran terendam air yang kabarnya mencapai kedalaman 5 meter.

Walhasil, terowongan ini mendapat sorotan paling banyak dari para pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Terowongan Kemayoran [yang banjir] saya tidak tahu kewenangan siapa. Namun buat saya, kalo [terjadi di] Ibu Kota, semua bertanggung jawab, bukan lagi soal kewenangan," ujarnya dalam rapat Komisi V, di Jakarta, Selasa (28/1/2020).

Sebelumnya, Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta menyebutkan bahwa penanganan banjir di terowongan Kemayoran menjadi tanggung jawab pemerintah pusat.

Alasannya, jalan lintas bawah Kemayoran berada di bawah pengelolaan pemerintah pusat karena sebelumnya kawasan itu merupakan landasan terbang pesawat sebelum berpindah ke Bandara Soekarno Hatta.

Kendati bukan di bawah kewenangannya, Pemprov DKI Jakarta terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dalam penanganan banjir tersebut seperti pengerahan beberapa pompa guna menurunkan ketinggian air.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Banjir Jakarta

Editor : Zufrizal
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top