Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

AP II Dorong Operator Angkutan Umum Bandara Lakukan Inovasi

Presiden Direktur AP II Muhammad Awaluddin mengatakan salah satu cara mendorong penggunaan angkutan umum di bandara yaitu dengan menambah angkutan taksi listrik.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 27 Januari 2020  |  17:51 WIB
Dirut AP II Muhammad Awaluddin sedang memaparkan persiapan menghadapi Angkutan Lebaran 2019 saat acara buka puasa bersama dengan wartawan, Kamis (16/5/2019). - Bisnis/Rio Sandy Pradana
Dirut AP II Muhammad Awaluddin sedang memaparkan persiapan menghadapi Angkutan Lebaran 2019 saat acara buka puasa bersama dengan wartawan, Kamis (16/5/2019). - Bisnis/Rio Sandy Pradana

Bisnis.com, TANGERANG -- PT Angkasa Pura II terus mendorong agar penumpang yang beraktivitas dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng Tangerang menggunakan kendaraan angkutan umum.

Presiden Direktur Angkasa Pura (AP) II Muhammad Awaluddin mengatakan salah satu cara mendorong penggunaan angkutan umum di bandara yaitu dengan menambah angkutan taksi listrik yang disponsori Grab Indonesia.

Menurutnya, pihaknya terus mendorong agar pelaku usaha yang terlibat dalam ekosistem bandara terus melakukan inovasi.

"Kami di bandara ingin mendorong upaya inovatif pelaku ekosistem di bandara memprediksi biaya operasi termasuk dalam hal penerapan electric vehicle. Kita di bandara sadar tidak sadar emisi karbon tinggi, kendaraan taksi kalau bisa di migrasi ditransformasi akan lebih baik bagi emisi karbon," tuturnya, Senin (27/1/2020).

Dia menginginkan agar transformasi tersebut berlangsung cepat. Alasannya, saat ini Bandara Soekarno-Hatta (CGK) melayani hingga 200.000 pergerakan penumpang per hari, dari jumlah tersebut hanya 35 persen menggunakan angkutan umum.

Untuk menaikkan market share angkutan umum,imbuhnya, dibutuhkan peran operator angkutan darat agar berinovasi supaya ada peralihan moda. Invoasi tersebut termasuk dengan penggunaan kendaraan listrik.

Grab Indonesia telah menargetkan pembelian 500 unit mobil listrik pada 2020 guna mengejar rencana roadmap ekosistem mobil listrik Grab yang menargetkan 2 juta unit pada 2025.

President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata menuturkan sebagai langkah awal pihaknya memesan 20 unit kendaraan listrik Hyundai Ioniq untuk melayani Bandara Soekarno-Hatta, Banten.

"Ini layanan yang lebih eksklusif. Secara ekual lebih tinggi. Ada penyesuaian tarif 10 persen--15 persen dibandingkan dengan yang biasa," jelasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Listrik angkasa pura ii
Editor : Hendra Wibawa

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top