Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Banjir dan Tanah Longsor, Pemulihan Listrik di Bogor Capai 97 Persen

Pemulihan sistem kelistrikan pascabanjir dan tanah longsor di tiga kecamatan Bogor, yakni Sukajaya, Nanggung, dan Jasinga mencapai 97% dan sisanya terkendala penutupan akses.
Ni Putu Eka Wiratmini
Ni Putu Eka Wiratmini - Bisnis.com 14 Januari 2020  |  14:32 WIB
Petugas PLN sedang memperbaiki infrastruktur listrik di Bogor pasca mengalami banjir dan longsor. - Istimewa
Petugas PLN sedang memperbaiki infrastruktur listrik di Bogor pasca mengalami banjir dan longsor. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Pemulihan sistem kelistrikan pascabanjir dan tanah longsor di tiga kecamatan Bogor, yakni Sukajaya, Nanggung, dan Jasinga mencapai 97% dan sisanya terkendala penutupan akses.

Adapun dari pemulihan 97% tersebut, PLN telah menyalakan sebanyak 604 dari 625 gardu distribusi yang terdampak banjir bandang dan longsor.

Kecamatan Sukajaya menjadi lokasi terparah yang terdampak tanah longsor dan banjir bandang. Khusus di kecamatan ini, banjir bandang juga mengakibatkan 200 tiang listrik roboh dan hanyut terbawa banjir, serta 122 gardu mengalami pemadaman. Tidak hanya itu, kejadian tersebut juga menyebabkan akses jalan menuju desa-desa di kecamatan ini putus akibat material longsor dan jalur yang amblas.

Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN I Made Suprateka mengatakan hingga Selasa pagi (14/1/2020), aparat masih menutup akses ke beberapa daerah di kecamatan Sukajaya untuk keselamatan dan keamanan. Selain itu, juga masih ada potensi pergerakan tanah.

Daerah yang aksesnya masih ditutup, yakni Desa Cileuksa. Kampung Banar, Cisalak, Sarongge, Leuwijamang, Lebak Sanap, dan Cibarani. Kondisi ini menyebabkan proses perbaikan jaringan listrik juga belum dapat dilakukan.

"Saat ini tersisa 21 gardu belum menyala, semuanya ada di kecamatan Sukajaya. Aksesnya masih ditutup. Begitu akses dibuka dan dinyatakan aman, kami langsung masuk untuk perbaiki," katanya seperti dikutip dalam rilis, Selasa (14/1/2020).

Adapun untuk memenuhi kebutuhan listrik sementara, PLN juga telah menyediakan 24 genset di kecamatan Sukajaya. Genset tersebut digunakan untuk melistriki posko-posko pengungsian dan dapur umum yang menjadi titik kumpul masyarakat. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLN banjir
Editor : Lucky Leonard
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top