Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BI Optimistis Inflasi 2020 Bakal Terkendali

Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Muhamad Nur mengatakan, realisasi inflasi yang berada dalam sasaran target inflasi BI tahun 2019 sebesar 2,5%-4,5% merupakan pencapaian positif. Perolehan tersebut dinilai  tidak terlepas dari konsistensi Bank Indonesia menjaga stabilitas harga komoditas.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 03 Januari 2020  |  13:36 WIB
Ilustrasi - hargababel.com
Ilustrasi - hargababel.com

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia merespons positif catatan inflasi akhir tahun 2019 yang berada di dalam jangkauan target awal. Target tahun 2020 pada kisaran 2% hingga 4% pun yakin akan kembali tercapai.

Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Muhamad Nur mengatakan, realisasi inflasi yang berada dalam sasaran target inflasi BI tahun 2019 sebesar 2,5%-4,5% merupakan pencapaian positif. Perolehan tersebut dinilai  tidak terlepas dari konsistensi Bank Indonesia menjaga stabilitas harga komoditas.

“Hal tersebut juga ditopang sinergi kebijakan yang kuat antara Bank Indonesia dan Pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.,” katanya dikutip dari keterangan pers, Jumat (3/1/2020).

Meskipun meningkat sesuai pola musiman dibandingkan dengan inflasi November 2019 sebesar 0,14% (mtm), inflasi Desember 2019 sebesar 0,34% (mtm), tercatat lebih rendah dibandingkan dengan rerata inflasi IHK akhir tahun pada empat tahun terakhir sekitar 0,68% (mtm). Perkembangan ini ditopang inflasi inti yang stabil pada level 0,11% (mtm).

Sementara itu, inflasi volatile food tetap terkendali, meskipun naik bila dibandingkan bulan lalu sebesar 0,42% (mtm) menjadi tercatat 0,86% (mtm). Inflasi kelompok administered prices tetap rendah, meskipun sesuai pola musiman akhir tahun juga meningkat dibandingkan dengan inflasi bulan lalu dari 0,03% (mtm) menjadi 0,63% (mtm).

Dengan perolehan tersebut, inflasi tahunan pada 2019 menurun dibandingkan dengan inflasi 2018 sebesar 3,13% (yoy). Kondisi ini dipengaruhi inflasi inti yang terjaga pada level rendah 3,02% (yoy), dipengaruhi konsistensi kebijakan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas harga sehingga ekspektasi inflasi terjangkar sesuai dengan sasaran, permintaan agregat yang terkelola dengan baik, nilai tukar yang bergerak sesuai dengan fundamentalnya, serta pengaruh positif kenaikan harga global yang minimal.

Selain itu, inflasi volatile food juga terkendali pada level 4,30% (yoy), didukung oleh sinergi kebijakan Bank Indonesia dan pemerintah sehingga ketersediaan pasokan pangan tetap terjaga, di tengah gangguan cuaca yang sempat terjadi di pertengahan 2019. Sementara itu, inflasi administered prices tercatat rendah sebesar 0,51% (yoy), sejalan minimalnya kebijakan terkait tarif dan harga barang dan jasa yang diatur pemerintah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Inflasi
Editor : Achmad Aris
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top