Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Permintaan Domestik Ban Hankook Turun

National Sales Manager Hankook Indonesia Apriyanto Yuwono mengatakan permintaan ban pasar secara umum turun 20%—30% secara tahunan di dalam negeri.
Andi M. Arief
Andi M. Arief - Bisnis.com 17 Desember 2019  |  16:35 WIB
Hankook Tire. - reuters
Hankook Tire. - reuters

Bisnis.com, JAKARTA – PT Hankook Tire Indonesia menyatakan produksi ban perseroan pada tahun ini tumbuh, tetapi serapan di pasar global maupun lokal menurun. Perseroan menilai hal tersebut dinilai disebabkan oleh pelemahan daya beli.

National Sales Manager Hankook Indonesia Apriyanto Yuwono mengatakan permintaan ban pasar secara umum turun 20%—30% secara tahunan di dalam negeri. Adapun, permintaan di pasar global ke pabrikan lokal meningkat akibat dari perang dagang.

“Jadi, [permintaan ban ke Amerika Serikat] dialihkan ke Indonesia dan Korea Selatan. Jadi, di Indonesia permintaanya naiknya luar biasa. [Di dalam negeri] secara demand turun, tapi secara penjualan stabil,” ujarnya, Selasa (17/12/2019).

Apriyanto mengatakan Hankook memiliki tiga pabrikan di China, salah satunya adalah pabrikan ban radial bus dan truk. Oleh karena itu, Apriyanti meramalkan Hankook akan memiliki lini produksi ban radial bus dan truk dalam pada ekspnasi tahap ketiga yang akan dilakukan pada tahun ini.

Akibat peralihan permintaan tersebut, Apriyanto menyatakan pihaknya akan memperbesar alokasi produksi ban dengan ukuran lebih dari 17 inch. Selain itu, lanjutnya, Hankook Indonesia juga akan fokus memasarkan ban berukuran besar di dalam negeri lantaran ceruk pasar lokal yang masih minim pemain.

“Banyak mobil-mobil baru yang size-up. Harapannya dari awal kami sudah menyediakan produk-produk yang membutuhkan size 17 inci ke atas itu,” katanya.

Hankook sendiri memilih menunda pembangunan fasilitas produksi tahap ketiga tersebut karena pada tahun ini terjadi perlambatan permintaan ban di pasar global. Perseroan masih mencari pasar yang akan menyerap produk lantaran lebih dari 90% hasil produksi pabrikan baru akan dialokasikan untuk pasar global.

General Manager Corporate Management Team Hankook Indonesia Yoon Keun Yoong sebelumnya menargetkan dapat memproduksi setidaknya 11,6 juta unit pada tahun ini atau naik 28,11% dari realisasi tahun lalu yakni 9,1 juta unit. Adapun, perseroan menargetkan utilitas pabrikan berada di level 96,66%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

industri ban
Editor : Galih Kurniawan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top