Pacu Ekspor UKM via Dagang-el, Pemerintah Dorong Ketersediaan PLB di Luar Negeri

Guna memacu ekspor dari kelompok usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), pemerintah mendorong keberadaan pusat logistik berikat (PLB) khusus dagang elektronik (dagang-el) di luar negeri.
Yustinus Andri DP
Yustinus Andri DP - Bisnis.com 09 Desember 2019  |  16:32 WIB
Pacu Ekspor UKM via Dagang-el, Pemerintah Dorong Ketersediaan PLB di Luar Negeri
Ilustrasi e-commerce - CC0

Bisnis.com, JAKARTA - Guna memacu ekspor dari kelompok usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), pemerintah mendorong keberadaan pusat logistik berikat (PLB) khusus dagang elektronik (dagang-el) di luar negeri.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Suhanto mengatakan selama ini UMKM kesulitan dalam mengekspor barangnya. Selain terkait proses promosi dan pemasaran, proses pengiriman barang juga acap kali menjadi kendala bagi para eksportir.

“Maka dari itu kami ajak para konsolidator seperti PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero), PT Sarinah (Persero), Koperasi NU dan perusahaan dagang-el lainnya untuk mewadahi produk UMKM yang bisa diekspor. Konsolidator ini akan menjadi ujung tombak promosi sekaligus pencari jalan untuk proses ekspor,” katanya dalam Forum E-Commerce Indonesia 2019, Senin (9/12/2019).

Menurutnya, para konsolidator akan membantu mengumpulkan barang produksi UMKM melalui PLB khusus dagang-el di Indonesia. Selanjutnya, perusahaan pengelola PLB dagang-el di Indonesia tersebut akan mencari mitra perusahaan PLB di negara tujuan untuk mempermudah proses ekspor produk UMKM Indonesia.

“Nanti Direktorat Bea dan Cukai akan membantu keberadaan PLB untuk di Indonesia yang bisa menyediakan jalur pengiriman ke PLB di negara tujuan,” lanjutnya.

Adapun, Kementerian Perdagangan memiliki sejumlah program strategis dalam mendukung pertumbuhan ekosistem perdagangan melalui sistem dagang-el. Program tersebut di antaranya pendampingan dan pengembangan manajemen usaha, digital branding dan pemasaran, pelatihan ekspor secara daring, serta program fasilitator edukasi dagang-el untuk melatih "local heroes" di daerah agar dapat menularkan pengetahuan dagang-el ke UKM di lingkungan sekitarnya.

Senada, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Daya Saing Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Kemenko Perekonomian Rudy Salahuddin mengatakan saat ini di Indonesia baru tersedia satu pemilik dan pengelola PLB dagang-el. Perusahaan itu adalah PT Uniair Indotama Cargo.

“Selama ini kendala ekspor UMKM via ecommerce adalah pengiriman ke negara tujuan. Nah, PLB dagang-el di Indonesia kan juga punya tugas mencari PLB mitra di negara lain, untuk mempermudah ekspor kita. Hal ini yang kami dorong supaya produk UMKM kita bisa go global melalui ecommerce,” katanya.

Di sisi lain, menurutnya, pemerintah juga mendorong penambahan jumlah PLB dagang-el di dalam negeri. Hal itu dilakukan dengan memberikan sejumlah insentif bagi perusahaan yang bersedia membangun PLB dagang-el.

“Harapan kami, masing-masing perusahaan dagang-el  yeng besar-besar di  Indonesia memiliki PLB. Kami sedang rumuskan insentif-insentif untuk mendorong minat pembuatan PLB tersebut,” katanya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
e-commerce

Editor : Wike Dita Herlinda
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top