Momentum Dorong Potensi Konsumsi Milenial

Daya beli generasi milenial bisa menjadi salah satu mesin untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 29 Agustus 2019  |  12:36 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Daya beli generasi milenial bisa menjadi salah satu mesin untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Ekonom Bank UOB Indonesia Enrico Tanuwidjaja mengatakan, dengan jumlah yang mewakili sepertiga dari total populasi Indonesia dan akan membentuk sekitar 44% dari usia produktif Indonesia (15-64) pada 2030, milenial akan menjadi salah satu kekuatan penting yang dapat mengangkat pertumbuhan lebih tinggi.

"Hasil analisis kami menunjukkan bahwa di balik potensi meningkatnya daya beli generasi milenium, pertumbuhan PDB dapat ditingkatkan menjadi sekitar 6,5% pada tahun 2030," ungkap Enrico melalui keterangan resminya, Kamis (29/8/2019).

Apalagi kalangan ini juga terdiri atas kalangan yang sebagian didominasi tenaga kerja, menguasai bagian terbesar dari pendapatan, dan sesuai dengan campuran unik dari konsumsi nilai yang lebih tinggi; yang lebih ke arah pengalaman daripada kebutuhan fungsional.

Kalangan milenial juga merupakan generasi pertama dan satu-satunya yang mobile. Menurut Enrico, kombinasi dari pola konsumsi milenium yang meningkat, peningkatan pendapatan yang dapat dibelanjakan, dan peningkatan digitalisasi yang luar biasa dapat memberikan peluang lebih untuk meningkatkan pertumbuhan konsumsi swasta Indonesia secara keseluruhan.

Adapun, konsumsi di sektor swasta tetap menjadi pendorong pertumbuhan paling signifikan bagi Indonesia. "Intinya, untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, konsumsi swasta perlu meningkat secara signifikan sejak saat ini," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
konsumsi

Editor : Achmad Aris

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top