Industri Komponen Otomotif Butuh Bahan Baku Lokal Berkualitas

GIAMM menyatakan tingginya nilai impor produk komponen otomotif disebabkan oleh minimnya bahan baku di dalam negeri yang memenuhi kualifikasi industri otomotif.
Andi M. Arief
Andi M. Arief - Bisnis.com 13 Agustus 2019  |  17:40 WIB
Industri Komponen Otomotif Butuh Bahan Baku Lokal Berkualitas
ilustrasi. - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA — Gabungan Industri Alat-Alat Mobil & Motor (GIAMM) menyatakan tingginya nilai impor produk komponen otomotif disebabkan oleh minimnya bahan baku di dalam negeri yang memenuhi kualifikasi industri komponen otomotif.

Kendati industri hulu lokal telah memiliki pabrik pengolahan besi dan aluminium, asosiasi menilai kualitas yang dihasilkan tidak sesuai dengan yang dibutuhkan industri komponen otomotif.

Sekretaris Jenderal GIAMM Hadi Surjadipradja mengatakan 90% bahan baku industri komponen masih bergantung pada produk impor. Selain itu, skala keekonomisan industri bahan baku komponen otomotif belum terpenuhi oleh permintaan dalam negeri.

“Ada minimum order juga kan [ke industri hulu]. Misal pesanan minimal 100 ton, itu sudah kebutuhan seluruh komponen,” ujarnya kepada Bisnis, Selasa (13/8/2019).

Adapun terkait dengan kebutuhan baja, dia mengatakan industri komponen tidak memerlukan banyak baja per tahunnya atau sekitar 1 juta ton per tahun. Namun, rendahnya kualitas membuat produk baja lokal tidak memenuhi persyaratan produsen otomotif.

Menurutnya, kualitas baja di dalam negeri harus ditingkatkan agar dapat meningkatkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) komponen lokal. Hadi memaparkan peningkatan kualitas yang dimaksud adalah mengurangi ketebalan baja, tetapi tidak mengurangi kekuatan baja tersebut.

Menurutnya, dengan menipisnya baja, berat komponen akan semakin ringan. Pada akhirnya, penurunan berat kendaraan akan mengurangi emisi yang dikeluarkan lantaran bahan bakar yang dikeluarkan pun akan semakin efisien. Hal tersebut sesuai dengan arahan pemerintah untuk mengurangi emisi dari kendaraan bermotor.

“Walaupun mau ke [kendaraan] listrik, tetap juga cari yang tipis,” katanya.

Selain baja, Hadi mengatakan beberapa bahan baku yang harus ditingkatkan, baik dari segi kualitas maupun kuantitas, adalah karet sintetis, aluminium, dan plastik. Hadi menyatakan peningkatan kualitas maupun kuantitas bahan baku tersebut dapat menaikkan TKDN komponen otomotif. “Dengan keadaan bahan baku saat ini susah naikkan TKDN.”

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Komponen Otomotif

Editor : Galih Kurniawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top