Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemerintah Godok Pemberian Jaminan Kehilangan Pekerjaan

Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mewacanakan adanya jaminan kehilangan pekerjaan (JKP) di luar pesangon.
Muhamad Wildan
Muhamad Wildan - Bisnis.com 09 Agustus 2019  |  18:01 WIB
Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Menteri Perdagangan Engartiasto Lukito, Kepala BKPM Thomas Lembong, menjawab pertanyaan terkait kunjungan Chief Officer SAR Hong Kong Carrie La ke Istana Negara, Kamis (25/4/18) - Bisnis / David Eka Setiabudi
Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Menteri Perdagangan Engartiasto Lukito, Kepala BKPM Thomas Lembong, menjawab pertanyaan terkait kunjungan Chief Officer SAR Hong Kong Carrie La ke Istana Negara, Kamis (25/4/18) - Bisnis / David Eka Setiabudi

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mewacanakan adanya jaminan kehilangan pekerjaan (JKP) di luar pesangon.

Jaminan ini dibutuhkan dalam rangka meningkatkan kemampuan karyawan dalam memperoleh kerja yang lebih baik.

Selain jaminan bagi karyawan yang di-PHK, Hanif juga mewacanakan jaminan pelatihan dan sertifikasi (JPS) kepada karyawan.

Senada, kebijakan ini diharap mampu mencetak tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Hanif menuturkan bahwa nantinya jaminan ini dikelola oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Melalui JKP, masyarakat yang terkena PHK bakal mendapatkan pemasukan selama dia menganggur.

"Dua instrumen ini untuk melindungi warga dari disrupsi ekomomi yang membuat pasar tenaga kerja makin dinamis," kata Hanif, Jumat (9/8/2019).

Lebih lanjut, Hanif juga menekankan bahwa hal ini penting dimana negara menyediakan safety net kepada mereka yang sudah maupun yang belum mendapatkan pekerjaan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ketenagakerjaan
Editor : Achmad Aris
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top