Ada Gelombang Tinggi di Perairan Nusa Tenggara Timur, Pelayaran Wajib Waspada

BMKG mengingatkan operator pelayaran dan nelayan untuk mewaspadai gelombang setinggi 2.0 hingga 5.0 meter, yang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah perairan laut Nusa Tenggara Timur dalam beberapa hari ke depan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 31 Juli 2019  |  15:39 WIB

Bisnis.com, KUPANG -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mengingatkan operator pelayaran dan nelayan untuk mewaspadai gelombang setinggi 2.0 hingga 5.0 meter, yang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah perairan laut Nusa Tenggara Timur dalam beberapa hari ke depan.

Dalam peringatan dini gelombang yang dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, gelombang setinggi 5.0 meter berpotensi terjadi di Samudera Hindia Selatan Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Peringatan gelombang tinggi ini mulai berlaku mulai 1 Agustus 2019 pukul 20.00 WITA sampai dengan 3 Agustus 2019 pukul 20.00 WITA,” tulis BMKG seperti dikutip Antara, Rabu (31/7/2019).

Gelombang setinggi 4.0 meter berpotensi terjadi di perairan laut Selatan Kupang, Pulau Rote hingga laut Timor Selatan NTT, laut Sawu, dan perairan Selatan Pulau Sumba. Potensi gelombang setinggi 3.5 meter terjadi di perairan selat Sumba bagian Barat.

Sementara itu, gelombang 2.0 hingga 3.0 meter berpotensi terjadi di perairan laut Selat Ombai, Selat Wetar, Selat Alor, perairan utara Flores dan Selat Sape.

Dalam peringatan dini itu, juga BMKG menyebutkan bahwa gelombang 2 meter hingga 3 meter berbahaya bagi perahu nelayan dan kapal Tongkong, dan 3 meter sampai 4 meter berbahaya bagi perahu nelayan, kapal tongkong, dan kapal ferry. Serta tinggi gelombang yang mencapai 4.0 meter membahayakan bagi semua kapal.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
BMKG, pelayaran

Sumber : Antara

Editor : Hendra Wibawa

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top