Sucofindo Bantu Atasi Masalah Air Bersih di Kebumen

Realisasi program Bina Lingkungan Sucofindo khususnya untuk sarana air bersih, selama 3 tahun terakhir sudah dilaksanakan di 10 lokasi tersebar di Provinsi Sulsel, Bengkulu & Jawa tengah.
Akhirul Anwar
Akhirul Anwar - Bisnis.com 29 Juni 2019  |  20:04 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - PT Sucofindo (Persero) melalui Program Bina Lingkungan (PKBL) meresmikan sarana air bersih di Desa Kretek Kecamatan Rowokole Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (29/6/2019). Pembangunan sarana air bersih ini dimulai dari bulan April-Mei 2019.

“Bantuan ini dibangun untuk mengatasi kekurangan air bersih di wilayah desa tersebut. Selain itu, juga diadakan sosialisasi penggunaan air bersih, hal ini dapat menggerakkan masyarakat dalam menjaga dan merawat sarana dengan berlandaskan kebersamaan,” kata Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis PT Sucofindo (Persero) Budi Hartanto saat memberikan sambutan di Kebumen.

Realisasi program Bina Lingkungan Sucofindo khususnya untuk sarana air bersih, selama 3 tahun terakhir sudah dilaksanakan di 10 lokasi tersebar di Provinsi Sulsel, Bengkulu & Jawa tengah.

Selain sarana dan sosialisasi air bersih, Sucofindo juga turut memberikan santunan anak yatim dhuafa berupa perlengkapan alat sekolah kepada 33 anak. Selain itu,  juga memberikan bantuan 50 kitab suci Al Quran dan merenovasi Masjid Al Ihsan Desa Kretek-Kebumen.

“Dalam hal ini Sucofindo berusaha untuk peduli terhadap masyarakat sekitar khususnya di Kota Kebumen. Sucofindo juga mempunyai Kantor Cabang Semarang dan UP Surakarta yang siap membantu projek-projek pemerintah dalam rangka pembangunan wilayah,” kata Budi.

Layanan Sucofindo Cabang Semarang berupa layanan inspeksi, supervisi dan verifikasi untuk barang ekspor dan impor maupun produk dalam negeri, pengujian mutu barang, pengendalian hama/fumigasi, pengelolaan gudang Pusat Logistik Berikat, analisa dampak lingkungan, dan jasa di sektor Corporate Social Responsibility.

Terkait dengan jasa di sektor CSR, Sucofindo memiliki jasa untuk social mapping, jasa Audit ISO 26000 berupa Gap Analysis,Training ISO 26000 maupun penyusunan Sustainability Report, dan penentuan Community Satisfaction Index (CSI) melalui Indeks Kepuasan Masyarakat & pengukuran dampak program CSR dengan metode SROI (Social Return On Investment).

Unit PKBL Sucofindo juga turut diapresiasi dalam penghargaan Anugerah Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) Indonesia 2019 dengan kategori PKBL Terbaik Jasa Profesional, Ilmiah, dan Teknis atas kinerja prima dari Program Unggulan Kemitraan.

Penghargaan ini diserahkan oleh Hambra, Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN, Fadel Muhammad, Founder Warta Ekonomi, dan Muhamad Ihsan, CEO & Pemimpin Redaksi Warta Ekonomi, kepada Budi Hartanto selaku Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis PT Sucofindo (Persero) di Balai Kartini (27/5).

“Ini merupakan bentuk apresiasi bagi kami dan kami akan terus berkomitmen untuk terus memberikan dampak positif bagi masyarakat sebagai wujud BUMN untuk Negeri,” ujar Budi. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sucofindo

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top