Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penyaluran Bansos Bakal Gunakan Biometrik

Pemerintah dan Bank Indonesia mendorong implementasi penyaluran bantuan sosial (bansos) menggunakan data biometrik pemindai wajah (face recognation) dan sidik jari (finger print). 
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 29 Mei 2019  |  10:13 WIB
Presiden Joko Widodo berpidato dalam acara penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahun 2019 di Cibinong, Bogor, Jumat (22/2/2019). - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
Presiden Joko Widodo berpidato dalam acara penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahun 2019 di Cibinong, Bogor, Jumat (22/2/2019). - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah dan Bank Indonesia mendorong implementasi penyaluran bantuan sosial (bansos) menggunakan data biometrik pemindai wajah (face recognation) dan sidik jari (finger print). 

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan implementasi biometrik sebagai sarana autentifikasi akan diujicobakan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) dalam waktu dekat.

"KPM mendapatkan bantuan elektronifikasi melalui kartu tapi sering lupa pinnya. Ke depan ini, biometrik akan dipakai sebagai alternatif autentifikasi penerimaan dan pembayaran," kata Perry, Selasa (28/05/2019).

Adapun, implementasi masih harus dibahas dengan Kemendagri. Sistem biometrik sebelumnya telah dipergunakan oleh Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) dalam penyaluran gas elpiji bersubsidi 3 kg.

Dalam implementasi penyaluran elpiji 3kg, biometrik pemindai wajah dan sidik jari diperlukan di setiap transaksi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bantuan sosial
Editor : Tegar Arief
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top