Kemenhub : Ada Indikasi Pergeseran Penumpang dari Udara ke Laut

Kementerian Perhubungan menemukan indikasi adanya pergeseran pola pergerakan penumpang dari angkutan udara ke angkutan laut.
Rinaldi Mohammad Azka | 25 April 2019 11:42 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (tengah) menjawab pertanyaan wartawan di Jakarta, Senin (22/4/2019). - Bisnis/Rinaldi M. Azka

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Perhubungan menemukan indikasi adanya pergeseran pola pergerakan penumpang dari angkutan udara ke angkutan laut.


Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan, Djoko Sasono, menemukan indikasi tersebut dan akan mengantisipasi dengan meminta PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) (Pelni) untuk menyiapkan antisipasi.


"Ada indikasi, kita melihat harus kita kumpulkan datanya setelah pelaksanaan angkutan lebaran baerapa shifting ke laut. Antisipasinya ada limpahan penumpang kira-kira Pelni ada hal apa yang disikapi dengan kebijakan kita," katanya, Kamis (25/4/2019).


Dia meminta ada pilihan-pilihan pengaturan agar tidak terjadi kelebihan kapasitas atau kekurangan kapasitas di pelabuhan-pelabuhan tertentu.


Terkait dengan tarif penerbangan lanjutnya, saat ini Menteri Perhubungan masih melakukan koordinasi secara maraton dengan para maskapai untuk menemukan solusi terbaik.


"Yang terbaik akan kami rumuskan. Saya enggak bisa bersepkulasi. Pada intinya tarif batas atas (TBA) tidak melanggar aturan," ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kemenhub, penumpang

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top