Debat Capres: Jokowi Sebut Pembangunan Infrastruktur Tidak Jawasentris

Calon presiden Indonesia nomor urut 1 tidak bertumpu pada pertumbuhan ekonomi saha, namun juga pada pembangunan infrastruktur.
Krizia Putri Kinanti | 14 April 2019 06:14 WIB
Banner Debat Capres di Hotel Bidakara, Jakarta. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA-– Calon presiden Indonesia nomor urut 1 tidak bertumpu pada pertumbuhan ekonomi saha, namun juga pada pembangunan infrastruktur.

Joko Widodo mengatakan bahwa pihaknya tidak bertumpu pada pertumbuhan ekonomi saja karena pembangunan infrastruktur menjadi salah satu kunci yang akan memajukan Indonesia.

"Membangun infrastruktur tidak Jawasentris saja tapi Indonesia-sentris, dengan adanya infrastruktur ada titik-titik pertumbuhan ekonomi baru," ujarnya pada pemaparan visi misi pada debat capres dan cawapres yang dilaksanakan di Jakarta, Sabtu (13/4/2019).

Jokowi menambahkan bahwa titik titik pertumbuhan ekonomi baru ini seperti Kawasan Industri Kecil, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan ekonomi khusus pariwisata yang berimbas pada bahan-bahan kerajinan daerah sekitar.

Bisnis mencatat, saat ini sedikitnya ada tiga kawasan ekonomi khusus yang sudah beroperasi seluas 6.958 hektare. Ketiga KEK itu yakni KEK Arun, KEK Sei Mangkei, dan KEK Galang Batang, dan KEK Tanjung Api Api. Selain itu, Dewan KEK mencatat, ada sepuluh KEK lain yang diusulkan di Sumatra seluas 7.415 hektare.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
infrastruktur, Debat Capres

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup