Diresmikan Dirjen Minerba, Antam Bangun Fasilitas Olahraga di Halmahera Timur

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara, Kementerian ESDM Bambang Gatot Ariyono meresmikan tribun lapangan sepakbola Fermento Buli di Halmahera Timur berkapasitas 500 orang.
Fajar Sidik
Fajar Sidik - Bisnis.com 28 Februari 2019  |  07:02 WIB
Diresmikan Dirjen Minerba, Antam Bangun Fasilitas Olahraga di Halmahera Timur
Dirjen Minerba, Bambang Gatot Ariyono meresmikan fasilitas olahraga berkapasitas 500 orang di Halmahera Timur

JAKARTA - Direktur Jenderal Mineral dan Batubara, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bambang Gatot Ariyono meresmikan tribun lapangan sepakbola Fermento Buli di Halmahera Timur berkapasitas 500 orang kemarin (26/2).

Tribun ini adalah salah satu realisasi program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat  (PPM) PT Aneka Tambang Tbk (Antam) di Halmahera Timur.

Bambang mengatakan sumber daya mineral dan batu bara yang ada harus dimanfaatkan dan memberikan dampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya yang berada di sekitar wilayah pertambangan.

Perusahaan tambang diminta berkontribusi agar masyarakat sekitar tambang dapat berdaya secara ekonomi, pendidikan dan sosial budaya melalui program-program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat.

Menurut Bambang, Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat merupakan kegiatan yang diarahkan untuk mendorong munculnya peran sosial ekonomi masyarakat di sekitar tambang.

Sehingga jika deposit tambang sudah habis diharapkan perekonomian masyarakat tetap berkelanjutan (sustainable development).

“Kewajiban perusahaan pemegang IUP dan IUPK untuk melaksanakan Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) telah diatur pada UU No.4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara yang semakin diperkuat dengan terbitnya Permen ESDM No.11, 25 dan 26 Tahun 2018 serta Kepmen ESDM No. 1824 dan 1806 Tahun 2018,” sebut Bambang.

Bambang menilai Antam telah melaksanakan PPM antara lain Pembangunan infrastruktur dalam bentuk Pembangunan Tribun Lapangan Bola Fermento di Desa Buli, Kecamatan Maba; Bidang pendidikan telah melaksanakaan program pengembangan sekolah; Peningkatan kemandirian ekonomi dan membuat program Pengelolaan Buli Agro.

“Saya mengharapkan implementasi program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat di bidang lainnya juga berjalan dengan baik sebagaimana program ini,” ungkap Bambang.

Sementara itu, Direktur Utama Antam, Arie Prabowo Ariotedjo mengatakan program ini merupakan wujud refleksi atas komitmen Antam pada pemenuhan tanggung jawab sosial perusahaan.

“Pembangunan fasilitas olahraga ini merupakan salah satu komponen program Pengembangan Masyarakat Berkelanjutan yang diantaranya berorientasi untuk menyediakan layanan sosial dasar bagi masyarakat yakni pembangunan infrastuktur pendidikan, kesehatan, penunjuang ekonomi, sosial budaya, olahraga, kebencanaan dan fasilitas umum,” jelas Arie.

Dalam rangkaian peresmian fasilitas olahraga, Bambang juga meninjau program PPM unggulan diantaranya produk Kopi Buli dan Teri Monge.

Kopi Buli merupakan program pengembangan kopi robusta yang diinisiasi ANTAM dan masyarakat tahun 2017 dan satu-satunya di Halmahera Timur.

Pada tahap inisiasi, kebun seluas 89 hektar mampu memproduksi sekitar 39 kg bijih kopi. Pada tahun 2018 produksinya meningkat 517% menjadi 241 kg dan kini terus berupaya memenuhi permintaan bijih kopi di tingkat provinsi.

Sedangkan produk olahan ikan Teri Monge, ANTAM bersama masyarakat melakukan peningkatan kualitas tangkapan ikan, diversifikasi produk olahan serta membentuk koperasi untuk memperluas pasar.

Produk-produk tersebut telah dipasarkan ke beberapa pusat perbelanjaan di Buli dan ternate termasuk di Bandar Udara Sultan Babullah Ternate.

Program PPM lainnya yang dikunjungi Dirjen Minerba adalah school development program (SDP). Program SDP berhasil membangun sistem yang memungkinkan sekolah melaksanakan proses belajar mengajar secara dua arah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
antam

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top