Ada Kendala Teknis, Pesawat Lion Air Rute Semarang-Jakarta Kembali ke Apron

Pesawat Lion Air penerbangan JT-507 rute Semarang--Jakarta harus melakukan prosedur kembali ke landas parkir (return to apron/ RTA) setelah dilaporkan mengalami kendala teknis.
Rio Sandy Pradana | 11 Februari 2019 18:27 WIB
Pekerja melakukan bongkar muat bagasi penumpang pesawat Lion Air, di Bandara Husein Sastranegara Bandung, Jawa Barat. - Bisnis/Rachman

Bisnis.com, JAKARTA -- Pesawat Lion Air penerbangan JT-507 rute Semarang--Jakarta harus melakukan prosedur kembali ke landas parkir (return to apron/ RTA) setelah dilaporkan mengalami kendala teknis.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang M. Prihantoro mengatakan prosedur yang dilakukan dijalankan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Adapun, pesawat JT-507 telah menjalani proses pemeriksaan sebelum keberangkatan (pre-flight check) dan dinyatakan laik terbang (safe to flight).

Penerbangan JT-507 akan diberangkatkan dari Bandara Jenderal Ahmad Yani menuju Bandara Soekarno-Hatta menggunakan pesawat Boeing 737-900ER registrasi PK-LFK dengan total tujuh kru beserta 175 penumpang.

Dia menambahkan proses seluruh penumpang masuk ke kabin pesawat (berjalan lancar. Pukul 13.00 WIB, pesawat didorong mundur (pushback) dan bersiap mengarah ke landas hubung (taxiway).

"Ketika posisi pesawat masih berada di landas parkir, pilot memutuskan untuk return to apron. Keputusan ini guna memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan, dikarenakan pesawat mengalami kendala teknis," katanya dalam siaran pers, Senin (11/2/2019).

Berdasarkan SOP, lanjutnya, teknisi segera melakukan pengecekan dan berkoordinasi dengan pilot. Setelah pemeriksaan yang dilakukan teknisi, pesawat membutuhkan komponen pengganti dan menunggu didatangkan dari Jakarta, sehingga membutuhkan waktu proses pengerjaan yang cukup signifikan.

Dalam menjaga kenyamanan, seluruh penumpang dikembalikan menuju ruang tunggu keberangkatan bandar udara.

Dia mengklaim sudah memberikan informasi sehubungan penundaan keberangkatan JT-507 kepada seluruh penumpang dan memberikan kompensasi keterlambatan (delay management) berdasarkan ketentuan.

Lion Air juga memfasilitasi sesuai permintaan penumpang antara lain melakukan pengembalian dana (refund), mengubah jadwal keberangkatan (reschedule) didasarkan pada aturan yang berlaku.

Sementara sebanyak 19 penumpang JT-507 telah diberangkatkan dengan penerbangan lainnya (endorse). Penumpang sisanya akan diberangkatkan kembali menggunakan penerbangan berikutnya.

"Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang atas ketidaknyamanan yang timbul. Kami juga akan meminimalisir dampak yang timbul, agar operasional Lion Air lainnya tidak terganggu," ujarnya.

Tag : lion air
Editor : Hendra Wibawa

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top