Kemenhub Terus Dorong Pemanfaatan Tol Laut

Kementerian Perhubungan terus berupaya meningkatkan efektivitas program tol laut mendorong konektivitas dan menekan disparitas harga di wilayah timur Indonesia.
Rinaldi Mohammad Azka | 04 Februari 2019 21:00 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (ketiga kanan) berbincang dengan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (kedua kanan) saat menghadiri seminar nasional tol laut di atas kapal KM Dorolonda, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur, Senin (4/2/2019). - ANTARA/Abriawan Abhe

Bisnis.com, JAKARTA -- Kementerian Perhubungan terus berupaya meningkatkan efektivitas program tol laut mendorong konektivitas dan menekan disparitas harga di wilayah timur Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat menjadi narasumber Seminar Tol Laut " Melanjutkan Konektivitas , Membuka Jalur Logistik dan Menekan Disparitas Harga Barang" dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional 2019 di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Senin (4/2/2019).

Dalam seminar yang diselenggarakan di dalam ruang makan Kapal KM Dorolonda tersebut, Menhub Budi mengatakan, Kemenhub telah melakukan berbagai upaya untuk mendukung program tol laut yang menjadi amanah dari Presiden Joko Widodo.

Hingga saat ini Tol laut mampu menekan disparitas harga 15-20%. Memang masih ada masalah dalam pelaksanaannya yaitu terkait muatan balik.

"Untuk itulah, saya juga mendorong pihak terkait seperti Perdagangan, Pertanian, Pelni, Djakarta Lloyd, Pelindo I hingga IV untuk berperan aktif dalam mengoptimalkan muatan balik tol laut," katanya, seperti dikutip Bisnis, Senin (4/3/2019).

Budi Karya menyatakan pemerintah berupaya mendorong program tol laut bukan hanya dari pelabuhan ke pelabuhan, tapi bisa langsung sampai ke konsumen. Dia berharap masyarakat di daerah yang dilewati Tol Laut benar-benar merasakan harga yang terjangkau.

Oleh karena itu, dia mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan strategi peningkatan handling petikemas. Diantaranya, menyiapkan teknologi informasi atau digitalisasi dalam mendukung proses pengangkutan laut untuk mewujudkan penyelenggaraan angkutan laut yang efektif dan transparan.

"Misalnya nanti akan ada sistem Dashboard digital yang dikembangkan untuk menawarkan produk, misalnya beras, ke beberapa titik sehingga para pedagang kecil bisa langsung membeli dan memasarkan. Begitu juga ikan misalnya dapat langsung dibeli oleh konsumen sehingga nelayan langsung memperoleh manfaat harga dan mempersingkat rantai bisnis," jelasnya..

Program-program Kemenhub untuk mendukung tol laut telah dirasakan manfaatnya oleh beberapa instansi.

Kementerian Pertanian misalnya mengakui bahwa penyediaan kapal khusus ternak pertama di Indonesia yaitu KM Camara Nusantara, sebagai salah satu program tol laut untuk distribusi khusus ternak, telah menjaga animal walfare yang membuat kualitas daging ternak terjamin.

Dalam kesempatan tersebut, dilaksanakan beberapa penandatanganan yang menunjukkan komitmen semua pihak terkait dalam mendukung tol laut diantaranya, Penandatanganan MOU meringankan tarif jasa pelabuhan antara Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub dengan Pelindo I sampai dengan IV.

Selanjunya penandatanganan penyerahan pengoperasian kapal Logistik Kendhaga Nusantara 3 dari Ditjen Hubla Kemenhub kepada PT Djakarta Lloyd, penandatanganan penyerahan pengoperasian kapal perintis KM Sabuk Nusantara 92 dari Ditjen Hubla Kemenhub kepada PT Pelni.

Dalam kesempatan tersebut, ditandatangani juga Deklarasi Doloronda yang berisi komitmen seluruh stakholder untuk mendukung optimalisasi program tol laut.

Tag : kemenhub, Tol Laut
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top