Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kiprah Grup Sinar Mas dalam Bisnis Batu Bara

Dalam beberapa tahun terakhir, Grup Sinar Mas getol dalam memperbesar aset pertambangan batu baranya. Sejumlah akuisisi pun dilakukan.
Lucky Leonard
Lucky Leonard - Bisnis.com 27 Januari 2019  |  20:41 WIB
Potret Eka Tjipta Widjaja sewaktu muda. Foto: Video Sinar Mas di Youtube
Potret Eka Tjipta Widjaja sewaktu muda. Foto: Video Sinar Mas di Youtube

Bisnis.com, JAKARTA - Dalam beberapa tahun terakhir, Grup Sinar Mas getol dalam memperbesar aset pertambangan batu baranya. Sejumlah akuisisi pun dilakukan.

Yang paling menyedot perhatian adalah akuisisi tambang PT Berau Coal Tbk. melalui pembelian saham induk usahanya pada 2015. Adapun Berau Coal merupakan pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) Generasi I yang selalu masuk lima besar produsen batu bara bara di Indonesia.

Proses akuisisi tersebut berjalan cukup alot. Melalui Asia Coal Energy Ventures Limited (ACE), Sinar Mas bersaing dengan NR Holdings Limited milik Nathaniel Rothschild.

Fuganto Widjaja, Presiden Direktur Golden Energy Mines Tbk. (GEMS) kala itu yang kini menjabat sebagai Presiden Direktur Berau Coal, mengatakan pengambilalihan aset tambang batu bara tersebut menjadi langkah yang perlu dilakukan untuk bisa mendukung program kelistrikan dari pemerintah.

"Kami kira akan sayang kalau tidak mengankan aset ini [Berau Coal]. Kalau bisa digarap dengan baik, aset ini ini bisa mendukung pasokan listrik Indonesia," katanya, saat proses perundingan masih berjalan.

Tahun lalu, Sinar Mas melalui GEMS mengakuisisi empat perusahaan milik GMR Energy dan GMR Infrastructure Ltd (GIOL). Adapun emapt perusahaan tersebut adalah PT Dwikarya Sejati Utama (DSU), PT Duta Sarana Internusa (DSI), PT Barasentosa Lestari (BSL), dan PT Unsoco.

Terakhir, melalui Golden Energy and Resources Ltd. (GEAR), akuisisi kembali dilakukan. Kali ini kepada perusahaan batu bara asal Australia, Stanmore Coal. GEAR mengambil alih 25,5% saham.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sinar mas
Editor : Sepudin Zuhri

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top