Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Saudi Ajak ‘Move On’ dari Khashoggi & Fokus Bahas Bisnis di World Economic Forum Davos

Arab Saudi mengirim salah satu delegasi terkuatnya ke Davos, Swiss, dan mengemas agenda eksekutif puncaknya dengan pertemuan dengan negara-negara lain.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 24 Januari 2019  |  19:53 WIB
World Economic Forum - Istimewa
World Economic Forum - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Investor dunia agaknya mulai mengesampingkan kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi dan mulai fokus pada kerja sama dengan Arab Saudi dalam hal bisnis, khususnya di gelaran World Economic Forum, Davos.

Arab Saudi mengirim salah satu delegasi terkuatnya ke Davos, Swiss, dan mengemas agenda eksekutif puncaknya dengan pertemuan dengan negara-negara lain.

Saudi bahkan telah berhasil mengajak pengusaha-pengusaha teratas di Barat dalam debat panel mengenai 'Langkah Berikutnya untuk Arab Saudi', di mana chief executive officer Total Patrick Pouyanne dan bos Morgan Stanley James Gorman akan duduk berdampingan dengan menteri keuangan dan ekonomi Saudi.

Pertemuan WEF di Davos merupakan kesempatan bagi Saudi untuk mencoba membungkam kritik tajam atas pembunuhan Khashoggi, seorang kritikus Pangeran Mahkota Mohammed bin Salman, di konsulat Saudi di Istanbul pada bulan Oktober tahun lalu.

Pembunuhannya oleh tim operasi Saudi memicu kecaman yang meluas dan menodai citra putra mahkota, yang sebelumnya dikagumi di Barat karena mendorong perubahan besar termasuk reformasi pajak, proyek infrastruktur, dan diperbolehkannya perempuan untuk mengemudi.

Presiden Swiss Ueli Maurer mengatakan pada hari Rabu negaranya telah bergerak dan ingin membangun hubungan yang kuat dengan Saudi, yang merupakan penghasil minyak yang kaya yang juga merupakan investor global utama.

"Kami sudah sejak lama menangani kasus Khashoggi. Kami telah sepakat untuk melanjutkan dialog keuangan dan menormalkan kembali hubungan," kata Maurer kepada kantor berita Swiss, SDA, seperti dikutip Reuters.

Mendengarkan investor

Sekutu di Barat termasuk sejumlah politisi AS telah meminta Saudi menahan pelaku yang bertanggungjawab atas pembunuhan Khashoggi. Jaksa penuntut umum Saudi menuntut hukuman mati bagi lima tersangka

Ada keraguan tentang status Arab Saudi di Davos. Bagaimanapun, sejumlah investor global menjauh dari konferensi Future Investment Initiative tahunan Putra Mahkota pada bulan Oktober lalu, dibayangi oleh kematian Khasshoggi.

Kemudian, pada KTT G20 di Buenos Aires, para pemimpin tampaknya mengabaikan Pangeran Mohammed di atas panggung dalam foto bersama, bahkan saat banyak yang kemudian mengadakan pertemuan bilateral tertutup dengannya setelah itu.

Tetapi di Davos, delegasi Saudi mengadakan belasan pertemuan dan tidak ada investor Barat yang menarik diri, kata menteri ekonomi Saudi Mohammad Al Tuwaijri.

"Setiap hari di Arab Saudi adalah bisnis seperti biasa. Tugas kita sebagai pemerintah adalah memastikan infrastruktur, khususnya hukum, stabil. Perjalanan transformasi ini mudah-mudahan akan menarik investor," kata Tuwaijri.

Menteri Keuangan Saudi Mohammed al-Jadaan sebelumnya menyayangkan apa yang terjadi pada Khasshoggi tetapi menyarankan untuk menunggu hasil penyelidikan dan persidangan lebih lanjut.

Dia juga mengatakan fakta bahwa obligasi Saudi senilai US$7,5 miliar mengalami kelebihan permintaan awal bulan, yang menunjukkan kembalinya kepercayaan investor terhadap Saudi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

arab saudi
Editor : Fajar Sidik

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top