Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tekan Impor Dinilai Jadi Upaya Paling Realistis Turunkan Defisit Transaksi Berjalan

Di tengah ancaman perlambatan ekonomi global, peluang pemerintah untuk menurunkan defisit transaksi berjalan hingga ke kisaran 2,5% terhadap PDB terbuka lebar dengan menekan impor dan memperbaiki neraca jasa. 
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 23 Januari 2019  |  19:53 WIB
Suasana bongkar muat peti kemas di Jakarta International Container Terminal, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (8/1/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
Suasana bongkar muat peti kemas di Jakarta International Container Terminal, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (8/1/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
Bisnis.com, JAKARTA--Di tengah ancaman perlambatan ekonomi global, peluang pemerintah untuk menurunkan defisit transaksi berjalan hingga ke kisaran 2,5% terhadap PDB terbuka lebar dengan menekan impor dan memperbaiki neraca jasa. 
Ekonom CORE Indonesia Piter R. Abdullah menuturkan menurunkan defisit transaksi berjalan ke kisaran 2.5% sebenarnya tidak terlalu sulit, meskipun kondisi keuangan global mengalami perlambatan pertumbuhan. 
"Utamanya perbaiki neraca perdagangan," tegas Piter, Rabu (23/1).
Pertama, pemerintah harus mengerem laju pertumbuhan impor barang sehingga ada peluang neraca perdagangan bisa surplus.  Kedua, dia berharap pemerintah serius memperbaiki neraca jasa. Ini bisa dilakukan dgn meningkatkan jumlah kedatangan wisatawan mancanegara. 
Di sisi lain, perbaikan neraca dagang bisa juga dengan memperbaiki industri perkapalan dan industri keuangan yang mendukung perdagangan internasional. 
Namun, Piter meyakini penurunan impor yang akan paling berpengaruh. "Menekan impor adalah pilihan yang paling realistis di tengah pelemahan global," ungkap Piter. 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekspor impor defisit transaksi berjalan
Editor : Gita Arwana Cakti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top